Berkah di Balik Porprov Sultra

SULTRAKINI.COM: KOLAKA – Di balik kemeriahan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulawesi Tenggara ke XIII, sejumlah pedagang merasakan keberkahannya. Mereka mendapatkan pundi-pundi keuntungan lebih dari penjualan di hari-hari biasanya.

Misalnya, Ahmad. Pedagang pakaian ini mengaku mampu menjualkan dagangannya 60 hingga 70 pakaian setiap hari. Padahal di hari biasanya, tidak lebih dari 50 pakaian terjual. Setiap pakaian, kata dia, dihargai Rp 100 ribu sampai Rp 150 ribu selama Porprov.

“Saya perkirakan peningkatanya sekitar 10 persen dari pada hari sebelumnya,” ujar Ahmad, Minggu (9/12/2018).

Tidak hanya pedagang pakaian, pedagang aksesori juga kebagian berkahnya. Seperti Indri. Dia mendagangkan gantungan kunci dan pulpen bertuliskan Porprov ke XIII seharga Rp 10 ribu/pcs.

“Kadang 30 sampai 50 gantungan perhari lakunya. Kalau dibilang banyak yah lumayan lah pak,” kata Indri, Minggu (9/12).

Sebagai tuan rumah Porprov Sultra, Kabupaten Kolaka didatangi kontingen dari 16 kabupaten dan kota. Sekitar 9.404 olahragawan berkumpul di wilayah Wonua Sorume atau Negeri Anggrek tersebut untuk terlibat di Porprov yang dibuka resmi pada Rabu (5 Desember) lalu dan berakhir 14 Desember mendatang.

Kedatangan para kontingen, juga diprediksikan Dinas Pendapatan Daerah Kabupaten Kolaka bisa berdampak pada peningkatan pendapatan asli daerah dua kali lipat atau berada di angka Rp 370 juta selama Porprov. Kenaikkan itu dipengaruhi dari aspek perhotelan/penginapan, hiburan, dan reklame.

Laporan: Zulfikar
Editor: Sarini Ido

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.