Bermasker Hanya Takut Tim Operasi Yustisi

Masih ada sejumlah masyarakat yang tidak patuh terhadap penegakan disiplin untuk mencegah penyebaran Covid-19. Pemkot Kendari pun gencar melakukan razia melalu Operasi Yustisi. Tapi mereka hanya pakai masker saat tim datang, setelahnya lepas lagi.

SULTRAKINI.COM: Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid 19 Kota Kendari yang tergabung dalam Tim Operasi Yustisi siang malam melakukan razia untuk menjaring pelanggar kesehatan. Misalnya, pada Minggu (29 November 2020) malam tim ini mendatangi tempat-tempat kerumunan massa, dan besoknya, Senin, kembali melakukan operasi di poros jalan ramai.

Operasi Yustisi ini untuk menegakan Perwali No.47 Tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian Covid-19.

Pantauan SultraKini.com, Operasi Yustisi yang beranggotakan TNI, Polri dan Satpol PP Kota Kendari merazia penjual dan pengunjung di bilangan Jembatan Kuning, Kecamatan Nambo, Kendari.

Melihat tim operasi datang, para penjual dan pengunjung warkop di sana segera saling mengingatkan untuk memakai masker. Sementara yang tidak memiliki masker melarikan diri, bersembunyi di sela-sela perahu nelayan yang ditambat dekat warkop pinggir pantai itu.

Tampak salah seorang pedagang yang tidak memakai masker diberikan peringatan dan dihukum push up. Datanya diambil dan diberi peringatan keras.

Sayangnya, setelah tim Yustisi beranjak, tampak para pedagang dan sejumlah pengunjung kembali melepas maskernya.

Rupanya mereka hanya “takut” razia dari pada Covid-19. Razia itu pun dilakukan secara rutin, tetapi mereka tetap abai.

“Razia hampir setiap malam,” kata seorang penjual minuman saraba dan gorengan yang enggan menyebut namanya kepada SultraKini.com, Minggu malam.

Kenapa Anda tidak kembali melepas maskernya? Penjual itu hanya senyum-senyum mendapat pertanyaan SultraKini.com.

Razia serupa kembali dilakukan oleh tim Yustisi pada Senin siang, di Jl Z.A Sugianto Senin siang.

Operasi Yustisi pendisiplinan masyarakat terhadap Protokol Kesehatan Covid-19, dipimpin Pasi Ops Kodim 1417 Kendari, Mayor Inf. Sachruna Umar dan Kasat Binmas Polres Kendari, AKP Yusuf Muluk Tawang serta Plt Kasat Pol PP Syamsu Alam.

Laporan: M Djufri Rachim

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.