SULTRAKINI.COM: KENDARI - Anjas Tombili (18) nekat memanjat tower setinggi 42 meter di Jalan Rambutan II, Kelurahan Wowawanggu, Kecamatan Kadia, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Kamis (11/1/2018). Remaja yang bersekolah di salah satu SMK Kesehatan di Kendari ini diketahui oleh warga setempat memanjat tower sekitar pukul 15.30 Wita.

Bertengkar dengan Ayah Tiri, Remaja di Kendari Coba Terjun dari Tower Setinggi 42 Meter
Anjas Tombili saat dievakuasi turun dari tower. (Foto: Didul Interisti/SULTRAKINI.COM)

"Setengah empat tadi dia memanjat saya kira petugas. Tapi kurang tahu juga lewat mana dia masuk, mungkin panjat pagar karena pintunya terkunci," jelas warga yang tinggal di sekitar tower, Kartini kepada SultraKini.Com, Kamis (11/1/2018).

Marlina Umar yang merupakan ibu remaja tersebut mengaku kalau anaknya sempat bertengkar dengan ayah tirinya (Dg. Anggo) malam sebelumnya.

"Dia bertengkar dengan bapaknya karena disuruh keluar dari tempat kerjanya tapi dia (Anjas) tidak mau," jelas Marlina di lokasi kejadian dengan mata berkaca-kaca.

Anjas Tombili saat dievakuasi turun dari tower. (Foto: Didul Interisti/SULTRAKINI.COM)

Remaja yang diketahui beralamat di Jalan PLN, Lorong Asera, Kelurahan Mataiwoi, Kecamatan Kadia ini bekerja di salah satu klub malam sebagai supir.

Pihak Basarnas dalam 10 menit langsung mengevakuasi korban untuk turun dengan menggunakan tali penolong.

Sementara pihak kepolisian langsung mengamankan warga sekitar yang mulai mengerumuni lokasi kejadian.

Saat turun, wajah Anjas langsung ditutupi dengan kain dan dirangkul pihak kepolisian untuk dimintai keterangan.

Anjas sendiri sesaat setelah dievakuasi mengaku melakukan hal tersebut karena kerap dipukuli ayah tirinya, Dg. Anggo.


Laporan: Didul Interisti

Tanggapan Anda?

Facebook Conversations