Billy Mambrasar Genjot Milenial Sultra Bangun Usaha Disektor Agraria

SULTRAKINI.COM: KENDARI – Staf khusus Presiden Republik Indonesia (RI), Gracia Josaphat Jobel Mambrasar atau yang lebih akrab dikenal dengan Billy Mambrasar, membawakan materi pada kegiatan Kelas Duta Inklusi dan Literasi Keuangan (Dilan Class) melalui Komunitas Learning Center binaan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sulawesi Tenggara.

Dilan Class dilaksanakan secara digital class/webinar, Minggu (5/7/2020), diikuti 80 orang peserta yang terdiri dari mahasiswa dan umum. Tema Dilan Class kali ini yakni Anak Muda Pemegang Masa Depan Indonesia. 

Beberapa point penting yang di sampaikan Billy, yakni milenial memiliki peran strategis dalam pembangunan bangsa, kepemimpinan milenial mulai diakomodasi oleh berbagai negara karena potensi dan kapasitasnya. 

“Milenial memiliki karakter yang cenderung 3C, seperti Creative, Confident, dan Connected,” lanjut Billy.

Ia memberi contoh dengan adanya pandemi Covid-19 di seluruh negara, daerah yang resilient atau yang kuat menghadapi pandemi adalah daerah yang memiliki sektor agraria/pertanian, peternakan, perikanan yang kuat. 

“Oleh sebab itu, Milenial punya peluang di sini untuk berbisnis atau mengembangkan usaha tidak hanya berorientasi seperti start up basis digital,” katanya.

Billy menjelaskan mayoritas milenial tidak bisa menikmati perguruan tinggi, maka tanggung jawab bersama. Khususnya milenial yang memiliki kesempatan meniklamti bangku perguruan tinggi untuk membantu milenial yang tidak bisa menikmati bangku kuliah.

“Pengembangan milenial bisa melalui profesi dan kewirausahaan. Untuk kewirausahaan, pemahaman bisnis perlu dipersiapkan secara komprehensif agar siap menjalankan usaha,” sambung Billy.

Dikesempatan yang sama Kepala OJK Sultra, Mohammad Fredly Nasution menyampaikan suatu kebanggaan tersendiri Billy di tengah kesibukan diri sebagai staf khusus Presiden RI, berkenan hadir menginspirasi anak-anak muda Sultra.

“Menginspirasi bukan hanya dari sisi pengetahuan mengenai kondisi terkini generasi milenial, tetapi juga pengalaman dan pemahaman peluang dan tantangan sehingga menggerakan para pemuda untuk berkontribusi sebagai pemegang masa depan bangsa ini,” ungkap Fredly. (B)

Laporan: Wa Rifin
Editor: Habiruddin Daeng

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.