BLT Tahap 7 di Baubau Segera Cair, Cek Jadwalnya

SULTRAKINI.COM: BAUBAU – Bantuan langsung tunai tahap 7 di Kota Baubau akan dicairakan melalui Kantor Pos Baubau, Sulawesi Tenggara. Rencananya, pencairan BLT berlangsung empat hari.

BLT tahap 7 di Kota Baubau akan dicairkan pada 10-14 Oktober 2020. Penerima bantuan bisa bertransaksi langsung ke Kantor Pos Baubau. Tercatat, bantuan ini diterima 3.342 orang.

Kepala Kantor Pos Baubau, Abi Haryadi melalui Satuan Tugas Pembagian Pos sekaligus Supervisor Pembagian BLT, Sri Yuliani, menerangkan penyaluran bantuan nantinya berlangsung di ruang terbuka di depan kantor pos. Hal ini demi mencegah kerumunan masyarakat, sekaligus bagian dari penerapan disiplin protokol kesehatan.

Penerima bantuan juga diwajibkan memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak fisik.

Di satu sisi, demi pelayanan berlangsung maksimal, Kantor Pos Baubau mulai membuka loket pada pukul 08.00 Wita hingga malam hari.

yamaha

“Penerima BLT nantinya wajib menerapkan protokol kesehatan Covid-19. Penerima yang tidak menggunakan masker-kami suruh pulang dulu pakai masker, kami tidak layani,” jelasnya, Kamis (8/10/2020).

Penerima BLT di Kota Baubau tersebar di delapan kecamatan, dengan rincian 702 orang di Batupoaro, 416 orang di Betoambari, 351 orang di Murhum, 701 orang di Wolio, 169 orang di Bungi, 527 orang di Kokalukuna, 109 orang di Sorawolio, dan 367 orang di Lea-lea.

Sri menambahkan, kecamatan yang jaraknya jauh dari Kantor Pos Baubau, misalnya Kecamatan Bungi, Kokalukuna, Sorawolio, Lea-lea, proses penyaluran bantuan akan dialihkan ke kantor kecamatan atau kantor kelurahan masing-masing.

“Kami mendatangi penerima BLT yang jauh-karena kasian pasti makan waktu dan biaya. Misalnya, kemarin kami membagikan di Kantor Lurah Lowu-lowu untuk mendapat jaringan yang bagus, proses ini membutuhkan sinyal menggunakan aplikasi,” terangnya.

Kabarnya, BLT tahap 1,2,3, dan 4 di Kota Baubau diterima senilai Rp 600 ribu per KK, sementara tahap 5,6, dan 7 senilai Rp 300 ribu per KK. (C)

Laporan: Aisyah Welina
Editor: Sarini Ido

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.