BPBD Kendari sudah Siap, BMKG: Intensitas Hujan Normal Tapi Tetap Waspada

SULTRAKINI.COM: KENDARI – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kendari siap siaga menghadapi penghujan pada akhir tahun 2019. Terutama, berkoordinasi dengan instansi atau lembaga terkait menyangkut titik-titik rawan bencana di Kota Kendari.

“Kami akan terus siap siaga, melihat kondisi dan cuaca mulai berubah dari kemarau ke musim hujan,” ujar Kepala BPBD Kendari, Paminuddin kepada Sultrakini.com, Selasa (17/12/2019).

Salah satu kiat BPBD di kondisi tersebut, yakni akan berkoordinasi dengan instansi atau lembaga terkait menyangkut titik-titik rawan bencana. Antisipasi banjir akibat luapan Sungai Pohara sendiri, pihaknya sudah siap siaga apabila unsur terkait, seperti Pemkot membutuhkan bantuan. Sebab, luapan sungai ini pernah merusak pipa aliran air PDAM Kendari.

Memasuki minggu ketiga bulan Desember 2019, Provinsi Sulawesi Tenggara khususnya Kota Kendari mulai memasuki musim peralihan dari kemarau ke penghujan.

Id Bulog

Kepala Seksi Observasi dan Informasi BMKG Kendari, Adi Istyono, menerangkan intensitas hujan di musim peralihan Desember 2019 menunjukkan hujan turun tidak merata di setiap daerah.

“Desember ini memang cuaca sedang mengalami peralihan dari kemarau ke musim hujan. Untuk Kota Kendari, daerah Baruga (Kecamatan) menjadi titik yang sering hujan, prakiraaan cuaca musim hujan akan ada di Januari atau Februari 2020,” jelas Adi kepada Sultrakini.com, Selasa (17/12/2019).

BMKG menyatakan, hujan yang terjadi masih dalam kadar normal, tidak ada yang perlu dikhawatirkan, namun pihaknya tetap mengimbau kepada masyatakat untuk tetap waspada.

Laporan: Ade Putri
Editor: Sarini Ido

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.