Iklan Clarion

BPBD Konkep Mengeluhkan Fasilitas

SULTRAKINI.COM: KONKEP – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep) telah memetakkan daerah rawan bencana.

Dari tujuh kecamatan, telah dianalisis daerah rawan banjir seperti di bantaran sungai Mosolo Kecamatan Wawonii Tenggara, kemudian di sungai Lansilowo Wawonii Utara, selanjutnya rawan banjir Sungai Ladianta Kecamatan Wawonii Timur Laut.Untuk sungai Mosolo, sudah ada upaya yang dilakukan yakni normalisasi sungai. Untuk daerah rawan abrasi pantai adalah di areal Munse dan Lansilowo.\”Dua pantai ini memang berhadapan langsung dengan laut banda sehingga potensi abrasi karena hantaman ombak cukup besar,\” jelas Kepala BPBD Konkep, Muh Rijal.Untuk pemetaan areal longsor belum bisa dikategorikan, karena kondisi tanah daerah ini masih cukup bagus. Sedangkan terkait penanganan jika terjadi banjir dan bencana lainnya. Maka BPBD masih sangat kesulitan, karena fasilitas belum tersedia.\”Tenda saja belum ada. Kemudian fasilitas penting seperti speed boat harus minjam milik BPBD Provinsi Sultra. Kemudian berbicara personil ketenagaan, masih jauh dari harapan. Tahun ini akan ada perekrutan tenaga reaksi cepat akan kami bentuk sebanyak 17 orang dimana akan ditempatkan di masing-masing kecamatan,\” tambahnya.Mantan Kadis Kooperindakop Konkep ini menambahkan, untuk memperoleh bantuan dari pemerintah pusat mudah saja. Namun daerah ini harus membentuk dulu peraturan daerah (Perda) tentang kelembangaan BPBD.\”Kami sudah masukkan Raperda Tentang Kelembagaan tahun 2015, namun sampai sejauh ini belum disahkan menjadi Perda oleh Dewan Konkep,\” terangnya.Editor: Gugus Suryaman

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.