BPJS Ketenagakerjaan Kendari Tingkatkan Pelayanan Bersama Mitra

SULTRAKINI.COM: KENDARI – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Kota Kendari terus meningkatkan pelayanan dengan melibatkan mitra kerjanya. Kali ini, BPJS Ketenagakerjaan dan Pusat Layanan Kecelakaan Kerja (PLKK) menggelar nongkrong interaktif (NONGKI) di salah satu hotel di Kendari, Jumat (20/9/2019).

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Kendari, Muhyiddin DJ, mengatakan untuk memaksimalkan dan meningkatkan kualitas layanan, pihaknya menggandeng beberapa mitra kerjanya agar cepat tanggap terhadap pekerja yang mengalami kecelakaan.

“Kegiatan hari ini sebenarnya rangkaian sosialisai tentang manfaat program jaminan kecelakaan kerja. Hari ini kita pertemukan dua stakeholder yang pertama dari Pusat Layanan Kecelakaan Kerja (PLKK) dan yang kedua konsumen prioritas,” ujarnya.

Katanya, saat ini pihaknya tengah mengevaluasi perusahaan-perusahaan mana yang frekuensi kecelakaan kerjanya tinggi. Hal tersebut dimaksudkan agar sinergitas antara perusaahan dengan pusat layanan kecelakaan kerja dalam memberikan pelayanan pada peserta BPJS Ketenagakerjaan bisa terus maksimal.

“Seluruh perusahaan tenaga kerja itu bisa paham tentang prosedur pusat layanan kecelakaan kerja sehingga tidak ada konsekuensi biaya ataupun pembiayaan apabila terjadi resiko kecelakaan kerja,” ucapnya.

Diungkapkan juga bahwa saat ini BPJS Ketenagakerjaan terus melakukan sosialisasi keperusahan-keperusahaan yang terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan dan rumah sakit khususnya untuk peningkatan layanan yang sesuai dengan standar layanan operasional.

“Kita juga berupaya agar kemudian perusahaan bisa mengerti mengenai mekanisme tanpa prosedur apabila terjadi resiko. Kita kumpulkan semua pusat layanan yang bekerja sama dengan kita, agar bisa sama-sama memahami,” tuturnya.

Selain itu mantan Kepala BPJS Ketenagakerjaan Palu ini juga menyampaikan bahwa, saat ini BPJS Ketenagakerjaan sudah bekerja sama dengan seluruh rumah sakit daerah yang ada di Sultra termasuk dengan rumah sakit swasta termasuk Puskemas yang ada di Kendari.

“PLKK kalau kita mengurai itu memang di atas 60 persen bentuknya Lakalantas dan BPJS Ketenagakerjaan bentuknya mengcafer perjalanan dari rumah menuju tempat kerja atau sebaliknya dari tempat kerja kembali ke rumah,” ujarnya.

Dia menambahkan, untuk di Sultra populasi kecelakaan kerjanya masih didominasi oleh kasus kecelakaan lalulintas ada juga lecelakaan di tempat kerja, tetapi jumlahnya masih kecil.

“Kalau ada pasien kecelakaan itu mekanisme pengecekan atau mekonfirmasi secepatnya bahwa ini pasien kecelakaan kerja itu secara tehnis diharapkan lebih cepat didentifikasi supaya manfaat layanan yang diterima juga lebih optimal,” tutupnya.

Laporan: Hasrul Tamrin

Editor: Habiruddin Daeng

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.