SULTRAKINI.COM: MUNA - Badan Pusat Statistik (BPS) merilis tingkat kemiskinan di Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara yang mengalami peningkatan dari 2014 hingga 2016.

BPS: Kemiskinan di Muna Meningkat Dua Tahun Terakhir
Ilustrasi. (Foto: Google)

Kepala BPS Kabupaten Muna, Kadir mengungkapkan meski di tahun 2015 mengalami sedikit penurunan dibandingkan 2016. Data menunjukkan rata-rata tingkat kemiskinan dari 2014-2016 sebesar 15,09 persen dengan indikator rata-rata pegeluaran setiap bulannya Rp 270.643. Untuk 2017, tingkat kemiskinan belum dapat diketahui.

"Sampai dengan tahun 2016, penduduk Kabupaten Muna mencapai 215.442 jiwa dengan pertumbuhan penduduk 1,81 persen dan kepadatan penduduk 105 jiwa/km². Sementara tingkat kemiskinan lebih banyak di desa dari pada di kota dengan presentase 60 banding 40 persen," jelas Kadir kepada SultraKini.Com, di ruang kerjanya, Kamis (14/12/2017).

Peningkatan di daerah pedesaan lebih tinggi kata dia, sebab lapangan pekerjaan yang homogen atau menunggu panen dari hasil bertani. Sedangkan untuk daerah perkotaan, lapangan pekerjaan bervariasi dan banyak pilihan.

BPS Muna mendata kemiskinan tahun 2014 mencapai 14,46 persen dengan indikator Rupiah/kapita/bulan sebesar Rp 253.795. Untuk tahun 2015 sebesar 15,45 persen dengan indikator Rupiah/kapita/bulan Rp 269.838. Tahun 2016 sebesar 15,37 persen dengan indikator Rupiah/perkapita/bulan sebesar Rp 289.049.

Dalam hal pengumpulan data lapangan, rupanya pihaknya masih mengalami kendala, yakni masyarakat yang menolak memberikan keterangan saat ditemui petugas lapangan. Sehingga dia berharap, hal tersebut tidak terjadi lagi di tahun mendatang. Masyarakat dihimbau bisa bekerjasama dalam pengumpulan data akurat.

"Ini semuakan untuk kerangka acuan pemerintah dalam menyusun program guna memenuhi tanggungjawabnya mensejahterakan masyarakat," kata Kadir.

Terkait hal itu, BPS hanya menyajikan data makro sesuai dengan tupoksinya. Sedangkan data mikro disediakan oleh instansi untuk data lebih rinci.


Laporan: La Ode Muhamad Alim/Novrizal R Topa

Tanggapan Anda?

Facebook Conversations