Iklan Clarion

Bupati Buton Selatan Diamankan KPK Bersama 9 Orang, Diduga Kasus Suap

SULTRAKINI.COM: BAUBAU – Bupati Buton Selatan, Agus Feisal Hidayat, tengah diamankan tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk pemeriksaaan di ruang Satreskrim Mapolres Baubau, Rabu (23/5/2018) malam. Agus terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) dugaan suap di rumah jabatannya bersama 9 orang lainnya yang diketahui adalah pengusaha.

Kabid Humas Polda Sultra, AKBP Harry Golden Hardt, Rabu malam membenarkan kedatangan tim penyidik KPK itu. “Benar disampaikan bahwa pada hari ini, Rabu tanggal 23 Mei 2018 pukul 19.00 Wita telah datang 1 tim KPK RI ke Mapolres bersama Bupati Busel,” terangnya.

[ Klik Banner untuk ke Halaman Registrasi ]

“Adapun saat ini, tim KPK sedang melaksanakan pemeriksaan terhadap pejabat Bupati Busel dan 9 orang yang diamankan dalam OTT tim KPK RI. Saat ini pemeriksaan masih berlangsung dilaksanakan oleh tim penyidik KPK di Mapolres Baubau,” tambah Harry.

Kasi Intel Kejari Baubau, Ruslan yang dihubungi sultrakini.com, membenarkan kejadian OTT Bupati Busel. Dia hanya mengetahui dua orang, meski belum dapat memastikan siapa selain Agus Fesisal Hidayat. “Ya infonya saat ini seperti itu (Agus bersama pengusaha). Nanti kan dirilis baru A1, sekarang kita mengumpulkan informasi juga,” katanya via telepon, Rabu malam.

Saat ditanya kasus yang menyangkut nama Bupati Busel, Ruslan mengaku belum mendapat informasi detail. Selama ini pun belum ada dugaan kasus korupsi yang menyeret nama Agus. “Busel kan masuk wilayah Kejari Buton, bukan di Baubau. Namanya OTT itu langsung dadakan kalo infonya sudah A1. Tapi sejauh ini belum ada (kasus dugaan korupsi yang menyangkut Agus),” jelas Ruslan.

Ketua KPK, Agus Raharjo, membenarkan OTT tersebut. “Ia betul (Agus Faisal) besok konferensinya,” katanya saat dihubungi wartawan.

Diketahui, selain Agus, penyidik KPK juga ikut mengamankan ajudan bupati, Bripka Laode Yusrin. Terlihat tim KPK ikut membawa sejumlah barang bukti yang disimpan dalam kantong.

Laporan: tim redaksi

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.