Bupati Butur Abu Hasan Serahkan BLT Tahap Pertama, Berikut Pesannya

SULTRAKINI.COM: BUTON UTARA – Bupati Kabupaten Buton Utara, Abu Hasan, di dampingi oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Butur, Budianti Kadida, beserta Camat Kulisusu Utara, menyerahkan Bantuan Langsung Tunai-Dana Desa (BLT-DD) tahap pertama secara simbolis kepada masyarakat penerima manfaat di Desa Eerinere, Sabtu (9/5/2020).

Sedikitnya, ada 31 kepala keluarga penerima manfaat BLT-DD di Desa Eerinere, Kecamatan Kulisusu Utara, menerima langsung dana sebesar 600 ribu rupiah dari orang nomor satu Butur itu.

Bupati Butur, Abu Hasan, mengatakan bantuan tersebut merupakan bantuan pemerintah dalam rangka memberikan jaminan pengamanan bagi kehidupan ekonomi masyarakat yang terdampak Covid-19.

“Selama Covid-19 ini kita membatasi gerak, apakah itu gerak sosial, maupun gerak ekonomi kita, pemerintah tentu peduli, pemerintah terus berkomitmen untuk membantu masyarakatnya,” katanya.

Abu Hasan juga menyampaikan bahwa penerima bantuan dari pemerintah pusat itu tidak boleh tumpang tindih. Misalnya, ketika sudah dapat bantuan PKH, maka bantuan BLT tidak bisa dapat.

“Batuan APBN ini tidak boleh dobol, yang bisa dobol adalah bantuan APBN dengan bantuan APBD, misalnya bantuan pemerintah pusat ada, dan bantuan dari pemerintah daerah ada itu bisa dobol,” imbuhnya.

Dia berpesan, kepada seluruh penerima manfaat bantuan tersebut agar dimanfaatkan sebaik-baiknya, uang tersebut untuk membeli bahan kebutuhan pokok rumah tangga.

yamaha

Ditengah pandemi Covid-19 saat ini, Ia juga menyampaikan beberapa hal, diantaranya tidak ada toleransi bagi mereka yang tidak mematuhi protokol kesehatan, wajib menggunakan masker, selalu jaga jarak, dan jangan mudik.

“Semua protokol kesehatan kita harus patuhi karena dengan cara itu Covid-19 ini cepat berakhir, hanya semangat disiplin, semangat gotong royong, Covid-19 ini cepat selesai,” tutur Abu Hasan.

Sementara itu, Camat Kulisusu Utara, Ausi, berpesan kepada masyarakat agar bantuan BLT tersebut dapat dimanfaatkan dengan baik guna membantu kebutuhan rumah tangga.

“Kita juga berharap peran pemerintah di desa agar memantau terus anggaran dana desa tersebut supaya tidak disalah gunakan,” ucapnya.

Dia juga mengklaim, bahwa di Kecamatan Kulisusu Utara, pihaknya selalu memberikan edukasi kepada masyarakat tentang dampak dari wabah virus Covid-19.

“Kami di masyarakat memberikan edukasi setiap yang keluar dari rumah maupun yang mau beraktivitas di pasar, kami sarankan untuk selalu memakai masker, karena ini adalah standar protokol kesehatan untuk memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19 ini,” tutupnya.

Laporan: Ardian Saban
Editor: Hasrul Tamrin

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.