Iklan Clarion

Bupati Konawe Diminta Copot Kasatpol PP

SULTRAKINI.COM: KONAWE – Forum Masyarakat Sipil (Formasi) Konawe kembali menyuarakan kasus Sambarli, pria yang menjabat sebagai Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP). Massa Formasi menjambangi Kantor Bupati Konawe, Selasa (06/12/2016).

Direktur Formasi, Muh. Hajar dalam tuntutannya meminta kepada Bupati Konawe, Kery Saiful Konggoasa agar segera mencopot Sambarli dari jabatannya. Menurutnya, dugaan kasus korupsi SPPD Fiktif yang tengah digarap Polda Sultra sudah cukup membuktikan kalau yang bersangkutan sudah tidak layak menjadi Kasatpol PP. 

“Pejabat korup seperti itu tidak layak untuk dipertahankan lagi. Terlebih karena jabatannya sebagai Kasatpol PP, yang merupakan ujung tombak dari penegakan Perda di Konawe,” jelasnya. 

Hajar juga menyinggung keterlibatan Sambarli atas tewasnya dua anggota Satpol PP akibat kecelakaan belum lama ini. Ia menyatakan, Sambarli harus bertanggung jawab atas kasus tersebut. 

“Hanya untuk urusan pribadinya, dia (Sambarli) dengan entengnya memakai fasilitias negara seperti mobil Satpol PP dan memerintahkan anggotanya untuk mengangkut sisa balok di RSUD Kabupaten. Setelah terjadi kecelakaan, ia malah terkesan lari dari tanggungjawab. Apakah pejabat seperti ini masih layak dipertahankan,” terangnya.

Asisten II Setda Konawe, Gamus saat menerima massa aksi berjanji akan menyampaikan aspirasi tersebut ke pimpinannya. “Kalau pimpinan sudah ada akan saya langsung sampaikan,” tegasnya. 

Sebagaimana diktehui Polda Sultra saat ini tengah melakukan pemeriksaan dugaan SPPD Fiktif 2014 – 2015 di instansi Satpol PP Konawe. Dari hasil pemeriksaan tersebut diketahui jumlah dana perjalanan dinas dalam daerah antara Rp250 – Rp500 ribu. Sedangkan luar daerah sebanyak Rp9 juta.

Reporter: Mas Jaya

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.