Bupati Konawe Lantik Pengurus MKKS Tingkat SMP, Kepala Sekolah Ditekankan Miliki Lima Kompetensi

SULTRAKINI.COM: KONAWE – Bupati Kabupaten Konawe, Kery Saiful Konggoasa melantikan pengurus Musyawara Kerja Kepala Sekolah (MKKS) tingkat SMP dan sederajat periode masa bakti 2021-2024, Selasa (16/2/2021). Pelantikan ini juga dirangkaikan dengan musyawarah bersama pengurus.

Kery mengapresiasi pelantikan pengurus MKKS sebab menjadi pencerahan dalam meningkatkan mutu pendidikan di wilayah Konawe dengan menjalankan tugas dan fungsinya. Di satu sisi, MKKS tingkat SMP Konawe bisa menjadi wadah silaturahmi para kepala sekolah, meningkatkan kompetensinya sebagai agen pembelajaran untuk mewujudkan insan Indonesia yang beriman, cerdas, dan kompetitif.

“Kepala sekolah dalam menjalankan tugasnya bukan sebatas pada membuat program, tetapi harus mampu menyusun organisasi sekolah dan kegiatan lainnya sehingga sekolah yang dipimpinnya benar-benar maju dan bersaing dengan sekolah lain di Indonesia sesuai tujuan pendididkan,” ucapnya.

Pengurus MKKS tingkat SMP di Kabupaten Konawe. (Foto: Ist)

Sebagai agen pembelajaran, kepala sekolah dituntut harus mampu dan memiliki lima jenis kompetensi, yakni manajerial, kewirausahaan, supervisi, kepribadian, dan kompetensi sosial.

Dalam konteks itu, kompetensi kepala sekolah dapat diartikan sebagai kebutuhan pengetahuan, keterampilan, dan sikap yang diwujudkan dalam bentuk perangkat tindakan cerdas dan penuh tanggung jawab yang dimiliki seorang kepala sekolah dalam memangku tanggung jawab sebagai orang nomor satu di sekolah.

Kantor Bulog Raha

Kery menyebutkan, ada beberapa hal yang menjadi tanggung jawab setiap kepala sekolah sebagai upaya dan kerja yang dilakukan bersama team work dan para guru, di antaranya membuat program sekolah, pengorganisasian sekolah, mengkoordinasi sekolah, menjalin komunikasi sekolah, menata kepegawaian sekolah, dan mengatur pembiyaaan sekolah.

“Masalah pembiyaan ini harus memang dipikirkan sejak perencanaan sampai dengan pelaksanaanya, misalnya berapa biaya keperluan, dari mana dan bagaimana diperoleh, penggunaanya, dan pertanggungjawabannya seperti apa,” tegas Kery.

Mantan Ketua DPRD Konawe dua periode itu juga berharap, kepala sekolah juga harus mampu menata lingkungan sekolah, baik lingkungan psikologi siswa yang ditunjukkan dengan harmonisasi siswa dan guru serta kepala sekolah, juga menjaga lingkungan fisik dalam hal ini keindahan lingkungan sekolah maupun ruang tempat belajar dan kantor.

Dia juga berjanji tidak akan segan-segan memberikan izin dan kesempatan kepada para kepala sekolah, guru, dan staf yang berprestasi untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi demi peningkatan kualitas pendidikan di wilayah Konawe.

“Kalau ada kepala sekolah atau guru yang berprestasi kita akan berikan izin untuk sertifikasi maupun yang akan mengikuti penataran sesuai kebutuhan sekolah,” ujarnya.

Bupati berharap melalui pelantikan dan musyawah ini para kepala sekolah di wilayahnya semakin meningkatkan kinerjanya sehingga bisa melahirkan bibit-bibit generasi peserta didik anak bangsa di Konawe yang berkualitas dan berdaya saing.

Laporan: Hasrul Tamrin
Editor: Sarini Ido

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.