Bursa Efek Indonesia Targetkan 300 Ribu Investor Pasar Modal

SULTRAKINI.COM: KENDARI – Setelah gencar sosialisasikan investasi pasar modal kepada masyarakat, Indonesian Stock Exchange atau Bursa Efek Indonesia (BEI) menargetkan di tahun 2017 mendatang sebanyak 300 ribu investor baru dari masyarakat kelas menengah untuk berinvestasi di pasar modal atau trading saham.

Diakui oleh Master Trainer PT. Bursa Efek Indonesia, Dian Fajar Mahardika, salah satu terobosan yang dilakukan oleh BEI untuk melahirkan investor baru di pasar modal adalah memberikan pengetahuan kepada masyarakat melalui Sekolah Pasar Modal (SPM) yang diselenggarakan oleh BEI di masing-masing kantor wilayah. Di SPM calon investor akan dibekali dan diajarkan teknikal beserta analisis jual beli saham oleh sekuritas terkait. 

“Inklusi masyarakat masih rendah,  kita kerjasama dan sejalan dengan pemerintah bersama OJK agar informasi pasar modal semakin dekat dengan masyarakat,” kata pria yang akrab disapa Fajar ini.

BEI mencatat selama ini angka pertumbuhan investasi pasar modal masyarakat di Indonesia hanya mencapai 19 persen per tahunnya dan diikuti oleh 520 ribu investor. Untuk kedepannya partisipasi masyarakat Indonesia akan digenjot untuk invest di pasar modal yang selama ini dikuasai oleh pemain asing.

“Kenapa kita harus berpartisipasi? Kalau dikuasai asing Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kita bisa anjlok karena banyak uang yang keluar diluar negeri,” tambah Fajar.

Kepada masyarakat yang ingin mendapatkan informasi serta registrasi dapat langsung mengunjungi situs Bursa Efek Indonesia di www.IDX.co.id.

Laporan : Rian Adriansyah

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.