Buteng Dapat 406 Kuota P3K, Samahuddin Minta GTT Belajar Giat

SULTRAKINI.COM: BUTON TENGAH – Kabar gembira untuk Guru Tidak Tetap (GTT) di Buton Tengah berpeluang mengisi sedikitnya 406 kuota untuk Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kontrak (P3K) di wilayah Kabupaten Buton Tengah.

Bupati Buton Tengah, Samahuddin menghimbau agar para guru honorer dapat mempersiapkan diri untuk mengikuti seleksi P3K ini. Sehingga pada saat pengumuman kelulusan nanti kuota yang disediakan pemerintah dapat diisi seluruhnya oleh masyarakat Buton Tengah sendiri.

“Bagi yang honor, GTT belajar ya. Saya berharap sebelum masa jabatan saya ini berakhir ada saudara-saudara saya, keluarga saya (masyarakat Buteng) menjadi pegawai negeri yang terbaik buat pengabdian kepada masyarakat Buton tengah,” kata Samahuddin, Selasa (18/5/2021) kemarin.

Sementara bagi honorer dari dinas lain kata Samahuddin, sedang diupayakan agar mendapat kuota P3K. Untuk itu ia meminta agar para honorer dapat bersabar dan berdoa sambil mempersiapkan diri untuk mengisi berbagai peluang menjadi pegawai negeri sipil nantinya.

Kepala Dinas Pendidikan Buteng, Abdullah mengatakan untuk mempersiapkan hal tersebut pihaknya telah melakukan upaya agar para GTT siap melewati tes P3K mulai dari persiapan administrasi hingga pada tahapan terakhir.

“Jelas kita arahkan mereka untuk belajar maksimal. Dan kemarin sudah kita berikan modulnya untuk persiapan P3K termasuk aplikasinya dan itu langsung dari kementerian dikirimkan materinya semua sudah, tinggal mereka belajar,” terang Abdullah, Selasa (18/5/2021).

Abdullah mengaku sudah sejak sepekan yang lalu modul tersebut dibagikan kepada para guru tidak tetap dengan harapan mereka dapat belajar dan bisa lulus untuk mengisi semua kuota yang tersedia.

Sementara itu, salah satu GTT di Buteng, Asrina (29) mengatakan pada kesempatan ini dirinya berharap agar dapat lulus menjadi salah satu P3K. Asrina mengaku telah mengabdi selama 7 tahun di SMP 19 satu atap Buton Tengah.

Asrina magang selama 2 tahun kemudian mendapat SK Bupati pada tahun 2017 sebagai guru bahasa inggris. Ada 9 orang GTT lain yang mengajar disekolah yang sama.

“Disekolah ku itu ada 2 orang mengajar bahasa inggris. Harapannya semoga lulus untuk P3K tahun ini,” katanya. (B)

Laporan: Aisyah Welina
Editor: Hasrul Tamrin

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.