SULTRAKINI.COM: BUTON TENGAH - Guru Tidak Tetap Kabupaten Buton Tengah (Buteng), Sulawesi Tenggara akan dipangkas sesuai kebutuhan sekolah mulai 2018. Pemangkasan ini dilatarbelakangi, selain berlebihnya guru honorer yang ada di satu sekolah, juga kedepan GTT tersebut sudah mulai digaji oleh pemerintah daerah.

Buteng Mulai Selektif Seleksi GTT di 2018
Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Buton Tengah, Nafiu. (Foto: Ali Tidar/SULTRAKINI.COM)

Kepala Bidang Pendidikan Dasar (Dikdas) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dispendbud) Buteng, Nafiu mengatakan mulai tahun depan GTT Buteng akan diseleksi secara ketat untuk ditempatkan di masing-masing sekolah dengan menyesuaikan kebutuhan setiap sekolah.

"Kedepan akan ada rekrutmen baru, mereka akan diseleksi sesuai dengan kebutuhan di sekolah tersebut," terang Nafiu saat dikonfirmasi SultraKini.Com, Senin (4/12/2017).

Namun lanjut dia, hal ini masih akan dibuatkan regulasinya. Sehingga rencananya dilaksanakan penataan Januari 2018.

"Kami butuhkan untuk GTT itu sekitar 723 dari jumlah 826, tingakt SD 441 dari jumlah 452 dan SMP 282 dari jumlah 374. Namun data tersebut belum termasuk PNS yang keluar dan yang masuk di daerah ini. Jadi masih ada perubahan data lagi," jelas Nafiu.

Pihaknya berharap, GTT Buteng bisa mempersiapkan diri mengikuti tahapan tersebut.

(Baca juga: Honor Daerah akan Diterima GTT Buteng Usai Diverifikasi)


Laporan: Ali Tidar

IKLAN KPU IKLAN LION

Tanggapan Anda?

Facebook Conversations