Buteng Tambah 3 Kasus Positif Covid-19 Baru, Ini Penjelasannya

SULTRAKINI.COM: BUTON TENGAH – Kasus pasien positif baru Covid-19 di Kabuapten Buton Tengah (Buteng) bertambah 3 kasus menjadi 18 orang, per Sabtu 16 Mei 2020.

Sebelumnya, pada Jumat 15 Mei 2020, Kabupaten Buton Tengah mencatat kasus positif pertama sebanyak 15 orang. Namun, Buteng kembali mencatat kasus tambahan baru sebanyak 3 orang. Penambahan kasus terjadi di Kecamatan Mawasangka Tengah sebanyak 2 orang dan sisanya terjadi di Kecamatan Mawasangka Induk.

“Kalau kemarin kan kita baru 15 orang, hari ini kita punya laporan tambahan kasus baru 3 orang, jadi total sampai hari ini 18 orang,” ungkap dr. Karyadi Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Buteng, Sabtu (16/05/2020)

Katanya, semuanya merupakan eks claster KM. Nggapulu yang sebelumnya berjumlah 160 orang. Dari jumlah tersebut, yang menjalani test swab sebanyak 24 orang. Namun meskipun begitu, sampai saat ini tim gugus Covid-19 Buteng masih menunggu 1 lagi hasil swab yang belum di rilis oleh tim Laboratorium Kota Makassar.

“Jadi kalau data kemarin itu baru 20 orang yang keluar, hasilnya itu 15, hari ini itu tambahannya yang 3 tadi dan sekarang masih tinggal 1 lagi yang belum keluar,” ucapnya.

Adapun lokasi persebaran kasus positif Covid-19 untuk wilayah Kabupaten Buton Tengah secara keseluruhan yaitu, Kecamatan Mawasangka Tengah 10 Orang, Mawasangka Induk 4 Orang, Mawasangka Timur 2 Orang, Kecamatan Gu 2 Orang, Lakudo 0 (kosong), Sangiawambulu 0 (kosong) dan Talaga 0 (kosong).

Menurut Tim gugus covid-19 Buteng, para pasien yang positif tersebut masih mengalami kasus positif ringan atau tampa gejala. Untuk itu, mereka selanjutnya akan mendapatkan penanganan sesuai dengan protokol kesehatan penanganan covid-19.

“Iya, untuk penanganannya kita sudah rapatkan tadi, sesuai protokol kemungkinan kita maksimalkan puskesmas-puskesmas setempat atau kita pakai gedung lain untuk perawatannya karena ini kan masih positif tampa gejala,” ujar Karyadi.

Karyadi menambahkan bahwa dalam masa perawatan nanti, kesemuanya akan di suplai dengan nutrisi maupun vitamin.

“Untuk itu, perlu memperkuat daya imun atau daya tahan tubuh para pasien,” pungkasnya.

Laporan: Agus Rianto
Editor: Hasrul Tamrin

beras pokea

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.