Buton Dapat 500 KWH Listrik Gratis, ESDM : Untuk Masyarakat Prasejahtera

SULTRAKINI.COM:BUTON – Jika tidak ada aral melintang, tahun 2016 ini, masyarakat Kabupaten Buton bakal kebagian listrik gratis dari pemerintah pusat.

 

Diungkapkan Kepala Dinas Pertambangan dan Energi Kabupaten Buton, Edy Sunarno dikantornya, Kamis (7/4/2016), dari 2000 KWH Meter listrik gratis yang diusulkan pada tahun lalu, hanya sekitar 500 saja yang dapat direalisasikan.

 

yamaha

\”Kita usulkan itu sebanyak 2000, tapi yang bisa direalisasikan hanya sekitar 500 saja,\” kata Edy.

 

Untuk jumlah setiap desa, lanjut Edy belum bisa dipastikan berapa besaran yang akan didapat, sebab masih akan dilakukan peninjauan disetiap desa. Tapi yang pasti, di 7 kecamatan dan desa yang ada di Buton diupayakan untuk mendapatkan bantuan pemerintah pusat tersebut.

\”Dimana dan berapa kita belum tau, tapi mungkin dengan komitmen kita kemarin di kecamatan ini berapa, dan di desa ini berapa, kita akan rengking mana yang sangat mendesak, dan salah satu syaratnya itu, ya masyarakat prasejahtera,\” jelasnya.

 

Ia menambahkan, pihaknya akan menerima semua usulan dari kepala desa terkait dengan penyaluran listrik gratis itu, hanya saja sebelum kita simpulkan terlebih dahulu kita lakukan verifikasi di masyarakat agar bantuan tersebut tepat sasaran.

 

\”Semua yang masuk kita anggap bersyarat, tapi tentunya kita harus koordinasi dengan kepala desa, katakanlah dia kasih masuk 10 atau 20, kita akan verifikasi mana yang paling prioritas, tapi itu harapan kita, pelaksanaannya kedepan itu kita tunggu lagi dari Provinsi Sulawesi tenggara (Sultra),\” tambahnya.

 

Dia juga berharap dengan bantuan pemerintah tersebut, bisa tepat sasaran dan bermanfaat bagi masyarakat, khususnya masyarakat Kabupaten Buton.

 

\”Setau saya, yang namanya listrik gratis, ya pasti gratis semuanya, tapi nanti kita lihat lagi apa kebijakan yang ada, tapi kalau memang itu harus bayar, ya mana aturannya, kan begitu,\” tandas Edy.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.