Buton Rencana Membentuk Gerakan Untuk Melindungi Anak-anak

SULTRAKINI.COM: BUTON – Perkara pencabulan seorang siswi SMA di Kabupaten Buton berdampak pada terbentuknya rencana gerakan perlindungan anak aliwu (sekampung) oleh pemerintah daerah setempat.

Gerakan nantinya akan dikelolah setiap desa di Buton untuk memberikan perlindungan kepada anak-anak setempat dari aksi kriminalisasi.

“Berhubung akan ada Festival Budaya Tua, jadi nanti September mendatang (2017) ditindaklanjuti,” kata ketua Umum Komisi Nasional Perlindungan Anak Indonesia, Arist Merdeka Sirait, Jumat (14/7/2017).

Rencana ini mendapatkan apresiasi dan persetujuan dari Pelaksana Tugas Bupati Buton, La Bakry.

yamaha

Kedatangan Arist di Buton guna mengunjungi korban pencabulan seorang siswi oleh terdakwa kepala sekolahnya, namun hasil sidang memvonis bebas hingga diajukan kasasi jaksa penuntut umum (JPU).

(Baca juga: Kunjungi Korban Pencabulan, Komnas Anak Tindaki dengan Dua Rekomendasi)

Laporan: La Ode Ali

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.