Iklan Clarion

Buton Sambut Program Satu Juta Rumah Untuk Hidup Lebih Layak

SULTRAKINI.COM: BUTON – Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Buton menyambut positif program pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat RI tentang pencanangan satu juta rumah yang diperuntukan kepada masyarakat di seluruh Indonesia.

Pelaksana Tugas Bupati Buton, La Bakry, mengatakan bukti keseriusan pemerintah setempat yaitu Dinas Perumahan dan Permukiman Kabupaten Buton menggelar rapat bersama kepala desa/lurah dan camat di wilayah itu guna melakukan pendataan terhadap masyarakat yang layak mendapatkan bantuan dari pemerintah pusat.

“tentu kita di daerah wajib menyambut itu sebagai program nasional yang kita implementasikan di daerah. Hari ini para kepala desa/lurah dan camat kita kumpulkan untuk membahas hal ini,” kata La Bakry saat ditemui di Kantor Bupati Buton, Rabu (10/5/2017).

Pendataan program tersebut ditargetkan tuntas Mei 2017 dengan kriteria pendataan, yakni jumlah kepala keluarga (KK) yang belum memiliki tempat tinggal, rumah tidak layak huni dan pendataan kepada masyarakat yang ingin menghibahkan tanahnya untuk didirikan rumah.

“Pendataan pertama tentang jumlah KK yang belum punya rumah, rumah-rumah yang tidak layak huni dan ketiga berkaitan dengan program perumahan yang tersentralisasi dan itu dipersyaratkan lahan yang dihibahkan oleh masyarakat kepada pemerintah, kemudian dari lahan itu akan dibangun perhektar itu sekitar 50 rumah,” jelasnya.

Pemkab dalam hal ini tidak menargetkan jumlah rumah yang didapatkan setiap daerah di Buton. Menurut dia, kebutuhan setiap daerah berbeda sehingga tidak ada patokan pembagian tersebut.

“Tidak ada target dan sesuai data statistik 2014 itu di Buton sekitar enam ribu KK yang belum punya rumah. Artinya satu rumah itu dihuni satu, dua atau tiga KK,” ujar La Bakry.

Ia berharap bantuan pemerintah pusat dapat dirasakan langsung dampaknya terhadap masyarakat setempat sampai beberapa tahun kedepan.

Laporan: La Ode Ali

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.