Butur Kini Zona Merah Covid-19, Kasus Positif dari eks Penumpang KM Dorolonda

SULTRAKINI.COM: BUTON UTARA – Kabupaten Buton Utara, Sulawesi Tenggara melaporkan terdapat kasus positif virus corona, Rabu (10/6/2020).

Juru bicara gugus tugas Covid-19 Kabupaten Butur, dr. Muh. Ali Badar, menjelaskan tercatat satu kasus positif berusia 24 tahun atas nama tuan A, wilayah kerja Kecamatan Wakorumba Utara. Pria tersebut berasal dari klaster eks penumpang KM Dorolonda.

Tuan A diketahui positif usai mengikuti uji Swab oleh pihak RSUD Butur pada 29 Mei 2020, bersamaan dengan 24 orang lainnya. Untuk saat ini, baru 21 sampel yang keluar termasuk sampel tuan A. Empat sampel sisanya sementara menunggu hasil pemeriksaan.

“Insya Allah dalam beberapa waktu ini akan keluar, mungkin satu dua hari ini. Pasien ini (tuan A) sementara dijemput petugas Puskesmas Wakorut (Wakorumba Utara) untuk diisolasi mandiri di RSUD Butur,” terang dr. Ali.

Positifnya tuan A membuat keluarganya isolasi mandiri di rumah. Laporan gugus tugas Covid-19 Butur, keluarga tuan A akan di-Swab pada 11 Juni 2020.

yamaha

dr. Ali menambahkan, total klaster KM Dorolonda dari Butur, yakni enam orang dengan rincian dua orang hanya melintas pelayaran dan empat orangnya warga asli Butur.

Empat orang tersebut rupanya hanya dua orang berasal dari Desa Wa Ode Buri berhasil di-Swab. Sementara dua orang lainnya dari Desa Wa Ode Buri dan Wakorumba Utara melarikan diri ketika petugas berusaha melakukan Swab. Mereka lari lantaran tidak ingin diperiksa.

“Petugas sudah berusaha tapi dua orang ini yang tidak mau di-Swab, melarikan diri sesuai laporan satgas Covid-19 wilayah setempat,” jelasnya.

Gugus tugas Covid-19 Butur mengimbau masyarakat tetap jaga kesehatan dan mengikuti imbauan yang dikeluarkan pemda guna mencegah penyebaran Covid-19. Misalnya, memakai masker, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, dan menjaga jarak fisik.

Laporan gugus tugas Covid-19 Provinsi Sultra hingga 9 Juni 2020 pukul 17.00 Wita, Kabupaten Butur merupakan zona putih Covid-19, namun adanya laporan kasus positif corona mambuat wilayah ini berubah menjadi zona merah. (B)

Laporan: Ardian Saban
Editor: Sarini Ido

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.