Iklan Clarion

Calo Merajalela di Pelabuhan Nusantara Kendari, Calon Penumpang Batal Mudik

[contact-form][contact-field label=”Nama” type=”name” required=”true” /][contact-field label=”Surel” type=”email” required=”true” /][contact-field label=”Situs web” type=”url” /][contact-field label=”Pesan” type=”textarea” /][/contact-form]

SULTRAKINI.COM : KENDARI – Arus mudik penumpang kapal laut di Pelabuhan Nusantara Kendari pada hari minus lima (H-5) lebaran Idul Fitri mengalami peningkatan. Calon penumpang harus rela berdesak-desakan antri untuk membeli tiket kapal laut tujuan Raha dan Baubau. Seperti terpantau pada Minggu (10/6/2018).

Di tengah kondisi membludaknya calon penumpang itu kemudian dimanfaatkan oleh sejumlah calo tiket untuk meraup keuntungan.

Tiket kapal tujuan Kendari-Baubau dinyatakan habis, terjual lebih awal. Diduga, tiket kapal tersebut habis setelah diborong oleh para calo. Akibatnya calon penumpang mengalami kesulitan untuk mendapatkan tiket kapal.

Pemandangan demikian justru terjadi dengan bebas. Calon tidak sungkan menjual tiket secara terbuka terhadap para calon penumpang. Padahal, aksi para calo itu dilakukan di depan kantor Polsek Pengamanan Pelabuhan (KP3).

Masri, salah satu calon penumpang tujuan Kendari-Baubau mengaku, harga tiket yang ditawarkan pada dirinya jauh lebih mahal dari harga normal. Para calo tersebut menaikan harga tiket kapal hingga 50 persen.

“Tadi ada sekitar 4-5 orang yang mendatangi saya untuk menawarkan tiket dengan harga Rp 150 ribu dan ada juga Rp 170 ribu. Selain jual tiket, mereka juga menawarkankan jasa untuk dapat naik ke kapal dengan membayar sejumlah uang, tetapi kita penumpang tidak terdaftar ke dalam manivest,” ujar Masri kepada SultraKini.com saat ditemui di pelabuhan Nusantara Kendari, Minggu (10/6/2018).

Pantauan SultraKini.com, puluhan calon penumpang gagal mudik akibat ulah calo yang merajalela di pelabuhan nusantara Kendari.

Laporan: Wayan Sukanta

Editor: Habiruddin Daeng

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.