Camat Kulisusu Siapkan Tempat Isolasi Bagi Warga dari Zona Merah

SULTRAKINI.COM: BUTON UTARA – Pemerintah Kecamatan Kulisusu, Kabupaten Butur menyiapkan satu ruang isolasi khusus untuk warga yang dari zona merah. Ruang isolasi tersebut di Sarana Olahraga (Sor) Sara’ea, Kecamatan Kulisusu.

Camat Kulisusu, Rusman, mengatakan warga Kecamatan Kulisusu yang baru datang dari zona merah akan diisolasi di Sor Sara’ea selama 14 hari.

“Kita akan bekerja sama dengan beberapa pihak terkait untuk membantu mengisolasi warga dari zona merah,” kata Rusman saat ditemui awak media, Kamis (9/4/2020).

Hal tersebut, lanjutnya, merupakan arahan dari Bupati Butur, untuk melakukan isolasi masayarakat dari perantauan atau yang baru datang dari zona merah.

“Kemudian Kami akan tetap bekerja terus bersama dengan Kepala desa dan lurah. Setiap ada masyarakatnya yang datang kami selalu berkonsultasi dan mereka melaporkan masyarakatnya yang datang. Kemudian setelah ada, saya menindak lanjuti dan akan melakukan sesuai dengan tindakan-tindakan yang berlaku,” ujarnya.

“Tenaga medis kami sudah konfirmasi dan mereka akan tetap membantu kami setiap saat dan mereka turun memantau melihat kondisi kesehatan mereka,” ucapnya.

Pihaknya juga akan melibatkan TNI, Polisi termasuk Pol PP dalam melakukan penjagaan masyarakat, terutama dari luar daerah.

Anggara yang dibutuhkan untuk makanan dan kebersihan juga telah disiapkan.

“Insyaallah semua kebutuhan termasuk makan, minum dan air kebersihan semua dibiayai pihak kecamatan,” tutupnya.

Ditempat terpisah, Bupati Butur, Abu Hasan, mengatakan saat ini pihak kecamatan sudah sepakat mengalokasi anggaran dalam penanganan penyebaran virus Covid-19.

“Kita sudah sepakat semua camat ada alokasi anggaran dari tiap-tiap kecamatan yang kita berikan, anggaran kecamatan yang kita refocusing (memfokuskan kembali) itu ada dua pertama menyiapkan rumah atau tempat, kedua untuk membiayai akomodasi konsumsi selama mereka diisolasi,” kata Bupati Butur saat ditemui di rujabnya, Kamis (9/4/2020).

Laporan: Ardian Saban
Editor: Habiruddin Daeng

beras pokea

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.