Cegah Penyebaran Covid-19, Lippo Plaza Kendari Tutup Sementara Mulai 1 April

SULTRAKINI.COM: KENDARI – Mengantisipasi penyebaran virus corona yang semakin masif hampir setiap wilayah di Indonesia dan Kota Kendari khususnya, Lippo Plaza Kendari menutup sementara akses perbelanjaan mulai 1 April sampai 14 April 2020.

Marketing Communication Mall Lippo Plaza Kendari, Wiwiek Aryanti, membenarkan rencana penutupan sementara itu. Katanya, penutupan itu akan dimulai pada tanggal 1 April sampai 14 April, namun tetap memperhatikan kondisi atau perkembangan penyebaran corona virus.

“Benar, untuk sementara waktu Lippo Plaza Kendari tutup mulai tanggal 1-14 April 2020,” kata Wiwiek melalui pesan Whatsapp, Selasa (31/3/2020).

Katanya, dengan menutup sementara operasional, Lippo Malls berharap dapat mengurangi mobilitas warga dan melindungi masyarakat dari dampak Covid-19 yang semakin meningkat secara nasional dan sebagai bentuk tanggung jawab Lippo Malls Indonesia untuk membantu pemerintah dan juga rumah sakit untuk memperlambat penyebarannya.

“Penutupan ini juga sejalan dengan imbauan pemerintah pusat untuk bekerja dari rumah dan menjaga jarak serta kebijakan beberapa pemerintah daerah untuk melakukan penutupan kantor – kantor dan beberapa bidang usaha,” ucapnya.

Meski ditutup, lanjutnya, beberapa akses perbelanjaan yang menjual kebutuhan pokok, seperti, Bank, Supermarket, Mr. DIY, Pizza Hut, Maxx Coffee, Solaria Delivery Only, dan beberapa restoran lainnya, tetap membuka pelayanan dan melalui pemesanan online atau jasa antar mulai pukul 11,00-20,00 Wita.

“Untuk tenant atau penyewa yang melayani kebutuhan dasar seperti supermarket dan lainnya itu tetap buka,” tambahnya.

Sementara itu, Lippo Plaza Kendari, melalui surat edarannya yang ditujukan pada allah tenant perihal penutupan akses sementara, menyampaikan bahwa selama masa libur tenant tidak dikenakan biaya sewa, dan atau pembayaran sewa tenant tidak dikenakan penalty atau sanksi selama masa darurat Covid.

Begitu juga dengan gaji staff atau karyawan, Lippo Malls akan mendorong tenant untuk memberikan prioritas sehingga mengurangi terjadinya resiko pemberhentian hubungan kerja (PHK). Bagi manajemen, karyawan merupakan tanggung jawab yang harus diprioritaskan.

Laporan: Hasrul Tamrin
Editor: Habiruddin Daeng

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.