Covid-19 Tulari 4.023 orang di Sultra, Kendari Tembus Angka 2.000an

SULTRAKINI.COM: KENDARI – Provinsi Sulawesi Tenggara terus mencatatkan kasus baru Covid-19 setiap harinya. Terdata oleh gugus tugas Covid-19 Sultra, hingga kini jumlah terkonfirmasi positif tembus angka 4.023 orang. Catatan terakhir pada 17 Oktober 2020 pukul 17.00 Wita, kasus baru di wilayah ini bertambah 73 orang.

Sultra memiliki 17 kabupaten dan kota. Semua wilayah tersebut mencatatkan sebaran Covid-19 hingga kini. Khusus data Sabtu (17/10) kemarin, kasus baru terpantau di Kota Kendari 67 orang, Kota Baubau tiga orang, Kabupaten Konawe dua orang, dan Kabupaten Konawe Kepulauan satu orang. Bahkan, di hari-hari sebelumnya, penambahan bisa tembus angka ratusan kasus.

“Kasus baru positif (Covid-19) bertambah 73 orang,” ucap Juru bicara Covid-19 Sultra, dr. La Ode Rabiul Awal, Sabtu (17/10/2020).

Melihat dari data Sabtu kemarin, secara rinci Provinsi Sultra tercatat memiliki kasus terkonfirmasi positif Covid-19 sebanyak 4.023 orang, 1.436 orang positif di antaranya masih diisolasi; kasus kontak erat masih diisolasi 1.453 orang; dan kasus suspek masih diisolasi 87 orang. Sedangkan jumlah meninggal dunia, yakni 71 orang.

Dari segi zona Covid-19, wilayah-wilayah di Provinsi Sultra berada di zona merah, orange, dan kuning. Berikut sebaran zonanya berdasarkan data pada 17 Oktober 2020.

  1. Zona merah: Kota Kendari (terkonfirmasi 2.035 kasus).
  2. Zona orange: Kabupaten Konawe (terkonfirmasi 221 kasus), Konawe Utara (terkonfirmasi 41 kasus), Konawe Kepulauan (terkonfirmasi 17 kasus), Kolaka (terkonfirmasi 215 kasus), Kolaka Timur (terkonfirmasi 37 kasus), Kolaka Utara (terkonfirmasi 258 kasus), Bombana (terkonfirmasi 110 kasus), Kota Baubau (terkonfirmasi 502 kasus), Kabupaten Buton Tengah (terkonfirmasi 139 kasus), Buton Selatan (terkonfirmasi 23 kasus).
  3. Zona kuning: Kabupaten Konawe Selatan (terkonfirmasi 103 kasus), Muna Barat (terkonfirmasi 14 kasus), Muna (terkonfirmasi 93 kasus), Buton (terkonfirmasi 142 kasus), Buton Utara (terkonfirmasi 14 kasus), dan Wakatobi (terkonfirmasi 29 kasus).

Tiga kasus Covid-19 tertinggi di Sultra, yakni Kendari, disusul Baubau, dan Kolaka Utara.

yamaha

Covid-19 di ibu kota Provinsi Sultra

Sebaran Covid-19 di Kota Kendari.

Setiap gugus tugas Covid-19 Sultra melakukan laporan harian, Kota Kendari sering mencatatkan kasus tertinggi dibandingkan wilayah lainnya di “Bumi Anoa” ini. Bahkan, ibu kota provinsi tersebut berada di zona merah sebaran Covid-19. Satu-satunya wilayah zona merah ini menandakan sebaran virus menempati urutan tertinggi di Sultra.

Satuan tugas Covid-19 Kendari mencatat hingga 17 Oktober 2020, jumlah terkonfirmasi positif covid, yaitu 2.035 orang. Jumlah kasus rupanya telah menembus angka 2.000an. Padahal pada 23 September 2020, angkanya baru saja memasuki 1.000an atau 1.064 kasus terkonfiramsi positif saat itu. Artinya, kurang dari sebulan, Kota Kendari mencatatkan penambahan jumlah covid seribuan kasus.

(Baca: Jumlah Kasus Positif Corona di Kendari Tembus Ribuan Orang, 20 Orang Meninggal)

Data terkini, jumlah terkonfirmasi positif covid masih diisolasi di Kota Kendari, yakni 916 orang. Sementara itu, kasus suspek terkonfirmasi 236 orang, 25 orang di antaranya masih diisolasi; kasus kontak erat terkonfirmasi 2.289 orang, 827 orang di antaranya masih diisolasi; kasus probable delapan orang, serta meninggal dunia 27 orang. (B)

Laporan: Rohiyani
Editor: Sarini Ido

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.