CPNS di Kendari: 269 Orang Lulus SKD, Jadwal SKB Ditunda Akibat Corona

SULTRAKINI.COM: KENDARI – Total peserta yang lulus Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) di Kota Kendari sebanyak 269 orang. Jumlah ini berdasarkan surat Badan Kepegawaian Negara selaku panitia pusat pelaksana seleksi nasional pengadaan pegawai negeri pada 2019.

Peserta yang dinyatakan lulus tersebut sesuai data dari 1.428 orang yang lulus pasing grade, sewaktu tes berbasis komputer pada 7-11 Februari 2020 di SMKN 1 Kendari.

“Ini yang masuk SKB (Seleksi Kompetensi Bidang), sebenarnya tesnya mulai 24 Maret sampai April, tapi karena adanya kasus Corona jadi dibatalkan dulu, tetap diumumkan tapi menunggu jadwal berikutnya,” jelas Kepala Badan Kepegawaian dan Pengelolaan Sumber Daya Manusia Kota Kendari, Susanti, Senin (23/3/2020).

Susanti juga berharap, peserta yang lulus tetap memantau jadwal dan lokasi SKB di laman resmi BKN maupun di laman resmi kendarikota.go.id atau grup Facebook TanyaBKPSDKendari, serta di papan pengumuman resmi Kantor BKPSDM Kendari di Jalan Abdul Silondae, Kota Kendari.

“Seandainya ini normal, akan dilakukan bulan ini juga, jadi memang ini sengaja dibatalkan. Jadi peserta yang lulus harus pantau jadwal perubahan jangan sampai telat,” ucapnya.

Pemkot Kendari mengingatkan peserta untuk tetap menjaga kesehatan dan belajar dari pengalaman SKD untuk hasil yang lebih baik. Misalnya, teliti dalam mengerjakan soal dan disiplin waktu.

“Sedetikpun telat kalau sudah bunyi tanda dimulainya tes itu tidak ditolerir,” ujarnya.

Informasi dihimpun Sultrakini.com, total pendaftar CPNS di Kota Kendari sebanyak 3.562 orang. Namun, peserta yang masuk pada tahap SKD, yakni 3.401 orang.

Peserta seleksi CPNS di Kota Kendari bersaing memperebutkan 97 formasi. Namun, hasil rekapitulasi penjaringan awal-tiga posisi tidak memiliki pendaftar, yakni jabatan Pranata Kearsipan di Dinas Komunikasi dan Informatika, Jabatan Ahli Pratama Dokter Spesialis Penyakit Dalam penempatan RSUD Kota, dan Jabatan Ahli Pratama Teknisi Elektromedis di Dinas Kesehatan Kota Kendari.

“Jadi persiapan diri, belajar sesuai bidang masing-masing,” tambahnya.

(Baca juga: Diperpanjang Hingga 29 Mei 2020, Pemerintah Daerah Diminta Tentukan Status Keadaan Darurat)

Laporan: Hasrul Tamrin
Editor: Sarini Ido

beras pokea

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.