Curah Hujan Tinggi, Ratusan Hektare Sawah Desa Tumbudadio di Koltim Terendam Air

SULTRAKINI.COM: KOLAKA TIMUR – Ratusan hektare sawah terendam air di Desa Tumbudadio, Kecamatan Tirawuta, Kabupaten Kolaka Timur, Sulawesi Tenggara. Air yang berasal dari luapan sungai tersebut, disebabkan curah hujan yang cukup tinggi beberapa hari terakhir.

Sawah yang terendam air membuat petani di Desa Tumbudadio merugi. Bahkan, mereka tidak bersawah sejak beberapa hari terakhir akibat air sungai yang memasuki ladang persawahannya.

Diterangkan Rusman, seorang petani desa setempat, hujan dengan intensitas tinggi hingga kini terus mengguyur Desa Tumbudadio. Akibatnya, persawahan terendam air hingga merugikan petani hingga puluhan jutaan rupiah. Sebab, benih padi yang baru ditanam di ratusan hektare sawah sudah terendam.

“Seperti yang kita lihat, area persawahan Desa Tumbudadio ini banjir merendam kurang lebih 150 hektare semenjak Jumat (10/7) hingga sekarang,” ucapnya, Minggu (12/7/2020).

Persawahan di Desa Tumbudadio terendam air, Minggu (12/7/2020).(Foto: Riswan/SULTRAKINI.COM)
yamaha

Dirinya berharap, kondisi petani di desa tersebut mendapatkan perhatian dari Pemda Koltim. Khususnya bantuan guna menormalisasi sungai, hingga tidak kembali meluap dan merendam sawah ke depannya.

“Kami berharap tanggul-tanggul yang jebol sehingga masuk di area persawahan segera diperbaiki,” tambahnya.

Laporan banjir di Desa Tumbudadio sendiri juga masuk di BPBD Koltim.

Laporan BMKG juga menunjukkan beberapa hari terakhir wilayah Sultra diguyur hujan dengan intensitas tinggi di sejumlah wilayah, tidak terkecuali di Kabupaten Koltim. Bahkan, potensi hujan masih akan berlanjut pada 13 Juli 2020, termasuk di Koltim. (C)

Laporan: Riswan
Editor: Sarini Ido

1 Komen
  1. sukiyaki berkata

    jangan bersedih guys….karena kamu punya partner yang bisa wujudkan impianmu
    segera aja ke bola165 dan jangan lupa join now yach…
    bukan hanya wujudkan impianmu tp juga bisa bikin kamu menjadi jutawan.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.