SULTRAKINI.COM: BUTON TENGAH - Rendahnya serapan anggaran 2017 di sejumlah satuan kerja perangkat daerah (SKPD) di lingkup Pemerintah Kabupaten Buton Tengah (Buteng), mendapat sorotan serius dari Sekretaris Daerah (Sekda) Buteng, Laode Hasimin karena kondisi tersebut dinilai tidak baik dan merugikan rakyat.

Dampak Serapan Anggaran Minim, Kepala Dinas Dilarang Keluar Daerah
Sekretaris Daerah Buton Tengah, Laode Hasimin saat ditemui usai melaksanakan rapat evaluasi penyerapan anggran 2017. (Foto: Ali Tidar/SULTRAKINI.COM)

Dampak itu berimbas pada pelarangan para kepala dinas keluar daerah sebelum penyerapan anggaran mencapai target dan menyelesaikan Rancangan Kerja Anggaran tahun 2018. Atau tidak mengutus staf instansi bersangkutan untuk mewakili kehadiran kepala dinas.

"Karena jika ini tidak diselesaikan, maka akan luar biasa," kata Hasimin, usai melakukan rapat evaluasi penyerapan anggaran SKPD di aula Setda Buteng, Selasa (24/10/2017).

Salah satu penyebab kurangnya serapan di setiap SKPD secara teknisnya kata dia, terletak pada pencairan dana yang dilakukan oleh setiap SKPD yang kurang maksimal, sementara fisik kegiatan 90 persennya sudah terlaksana.

"Oleh karenanya, dalam waktu dekat ini akan mengejot penyerapan anggaran hingga mencapai target yang telah ditentukan, dan kedepannya akan terus dievaluasi agar hal ini tidak terjadi lagi," ujar Hasimin.

(Baca: Realisasi Anggaran Buteng Belum Maksimal)


Laporan: Ali Tidar

Tanggapan Anda?

Facebook Conversations