Damrin: Jangan Memilih Pemimpin Saat Pilkada Wakatobi Bawa “Investor” dari Luar

SULTRAKINI.COM: WAKATOBI – Bendahara DPC partai Demokrat Wakatobi, Damrin meminta masyarakat agar tidak memilih calon pemimpin yang membawa investor dari luar untuk membiayai kos politiknya dalam Pilkada 2020.

“Kalau diseberang sana kampanye bahwa calonnya mereka tidak punya uang tapi banyak teman dibelakang, maka saya mau berpesan sama anak negeri ini, orang yang berinvestasi di kontestasi politik ini maka pasti punya kepentingan dibelakangnya,” kata Damrin saat berkampanye untuk pasangan Bupati dan wakil Bupati Wakatobi, H. Arhawi-Hardin Laomo, di Desa Kaswari, Kecamatan Kaledupa Selatan, Selasa (12/10/2020)

Menurutnya, Kabupaten Wakatobi tidak memiliki tambang mau pun hutan untuk dikelola sehingga para investor dari luar hanya ingin mengincar APBD Wakatobi.

“Saya mau ingatkan, Wakatobi tidak punya tambang, tidak punya hutan untuk dikelola investor maka pasti investor hanya ingin menggaru APBD kita,” tegasnya.

Ia mengungkapkan, saat ini pasangan calon Bupati dan wakil Bupati Wakatobi, H. Arhawi-Hardin Laomo terus diserang dengan fitnah dan caci di media sosial oleh orang yang tidak bertanggung jawab.

yamaha

“Tunjukan kepada saya, siapa yang mampu membatah fakta ada ribuan anak-anak negeri ini di luar KIP, yang mendapat beasiswa. Siapa yang bisa membatah 50 persen jalan di Wakatobi telah mulus. Siapa yang membantah ratusan masyarakat Wakatobi telah umroh gratis. Siapa yang bisa membatah bahwa program Wakatobi bersinar itu telah terealisasi semua,” bebernya.

Bahkan menurutnya, saat ini masyarakat Kaledupa Tomia, dan Binongko sudah bisa melihat pembangunan pelabuhan Fery.

“Jadi saat ini saya ingin katakan bahwa Wakatobi sebagai tanah barakati tidak akan mau, tidak akan iklas dipimpin oleh pemimpin yang tukang fitna, dan sering mencaci maki,” ucapnya

Dalam Pilkada 2020 ini hanya dua pasangan calon Bupati dan wakil Bupati Wakatobi yaitu, nomor urut 1 H. Arhawi-Hardin Laomo, dan nomor urut 2, H. Haliana-Ilmiati Daud. (C)

Laporan: Amran Mustar Ode
Editor: Hasrul Tamrin

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.