Dana Desa 2016 Diduga Klaim Pekerjaan PNPM 2015

SULTRAKINi.COM: KONAWE UTARA – Pekerjaan peningkatan jalan pada program dana desa di Tudungano, Kecamatan Sawa, Kabupaten Konawe Utara, Sulawesi Tenggara diduga dimanipulasi dengan cara mengklaim pekerjaan PNPM setahun sebelumnya.

Salah seorang aparat desa mengatakan jika lokasi peningkatan jalan yang dikerjakan tahun 2016 melalui alokasi dana desa (ADD) tumpang tindih dengan lokasi kegiatan PNPM tahun 2015 lalu,

“Buktinya belum lama dikerjakan melalui program PNPM desa Lalembo, eh ketika mekar jadi Desa Tudungano, dimasukkan lagi pada kegiatan peningkatan jalan DD APBN tahun 2016 ini,” kata pria itu sambil meminta namanya tidak ditulis oleh SultraKini.com.

Dia mengatakan, pelaksanaan kegiatan DD tahun ini tidak transparan karena semua anggaran pembangunan desa tidak diketahui aparat lain, kecuali kepala desa dan kroninya.

Sementara itu, Putu, Pendamping Lokal Desa (PLD) membenarkan jika jalan yang di kerjakan melalui ADD tahun 2016 tersebut adalah pekerjaan PNPM tahun 2015. 

“Memang benar, jalan usaha tani tersebut adalah kegiatan program PNPM yang dikerjakan tahun lalu. Jadi jangan lagi DD diturunkan di situ,” katanya.

Menurut Putu, pihaknya sudah menyarankan kepada Kades agar jangan lagi menganggarkan DD pada jalan yang sudah dianggarkan PNPM tersebut namun Kades tidak mengindahkan.Menyikapi masalah tersebut, 

Budi, ketua Tim Pengelola Kegiatan (TPK) DD Desa Tudungano  menjelaskan kegiatan DD tahun ini berdasarkan hasil perencanaan dan musyawarah pemerintah desa.

“Kegiatan ini sudah disetujui, sesuai hasil rapat warga dengan pemerintah desa. Hasil rapat  peningkatan jalan sepanjang 884 meter namun realisasi 1000 meter lebih dengan ketebalan 30 cm dan lebar 4,5 meter dan deker 2 unit,” jelasnya.

Ia pun membantah jika peningkatan jalan tersebut direkayasa “Inikan hasil musyawarah dan sudah di setujui oleh warga,” tutupnya.

Laporan: Arifin

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.