SULTRAKINI.COM: MUNA - Usai anggotanya seruduk rumah dan kios warga Jalan Gatot Subroto, Kelurahan Sidodadi, Kabupaten Muna, Komandan Komando Distrik Militer (Dandim) 1416/Muna, Letkol Inf. Idris Hasan melakukan bedah rumah.

Dandim Muna Bedah Rumah Warga yang Diseruduk Mobil Anggotanya
Babinsa Koramil Tampo saat gotong royong membedah rumah La Rumi dan Nur Haeni warga Kelurahan Sidodadi, Kabupaten Muna. (Foto: Arto Rasyid/SULTRAKINI.COM)

Insiden seruduk rumah terjadi pada Senin (13 November 2017) malam oleh Babinsa Koramil Tampo menggunakan mobil truk.

"Secara pribadi dan mewakili institusi TNI sebagai Dandim 1416/Muna, saya meminta maaf kepada keluarga pak La Lumi dan ibu, karena telah membuat kerugian. Dan tetap bertanggungjawab mengganti rugi segala sesuatunya baik dari kendaraan yang rusak, kios dan rumah," kata Letkol Inf. Idris Hasan yang ditemui SultraKini.Com, disela-sela memantau beda rumah, Jumat (17/11/2017).

Meski telah ada kesepakatan antara pihaknya dan keluarga korban, namun dia menegaskan Babinsa yang bertugas di Koramil Tampo, yakni Serda Israil yang lalai dalam mengemudikan truk tersebut, tetap menjalani proses hukum dan sudah dilakukan penahanan sejak insiden itu terjadi.

"Secara internal proses hukum tetap berjalan dan menjadi evaluasi kedalam agar tidak terulang lagi bagi yang lain. Persoalan ini masih didalami, kami belum bisa pastikan tapi nanti menunggu hasil pemeriksaan dari Polisi Militer, kerena supir truk serta sejumlah saksi turut dimintai keterangannya," ungkap Idris.

Dia menambahkan, berdasarkan keterangan yang diperoleh Serda Israil mencoba belajar mengemudikan mobik truk sepuluh roda milik rekannya, karena menganggap kondisi jalan saat itu sedang sepi. Namun ditengah perjalanan, Serda Israil justru kehilangan kendali dan menabrak kios dagangan dan rumah warga.

"Dia (Serda Israil) baru belajar mengemudi mobil truk sama temannya. Dipikirnya sepi dan aman langsung mengambil kunci kontak, setelah dikemudikan ternyata tidak bisa mengendalikan, akhirnya insiden itu terjadi dengan nyungsep dan menabrak kios dan rumah warga," terang Idris Hasan.

Dikesempatan yang sama, Danramil Tampo, Kapten Inf. Umar Sachruna mengatakan berdasarkan intruksi dari pimpinan serta turut bertanggungjawab atas insiden yang dialami Babinsanya Serda Israil, dirinya bersama 17 Babinsa Koramil Tampo, bergotong royong mendirikan kembali rumah dan kios korban.

"Kita mulai sejak pukul 06.30 Wita mendirikan bangunan kios dan rumah korban. Semua biaya kerusakan diganti termaksud barang dan sembako sesuai dengan kurugian yang telah disepakati korban. Kerugiannya itu sekitar 50 juta," ungkapnya.

Nur Haeini pemilik rumah yang diseruduk truk sepuluh roda oleh anggota Babinsa Koramil Tampo. (Foto: Arto Rasyid/SULTRAKINI.COM)

Sementara ditempat terpisah pemilik rumah, Nur Haena mengatakan sangat berterima kasih dengan upaya tanggung jawab dari pihak Kodim 1416/Muna. Dia juga tidak mempersoalkan lagi, meski nyawa dirinya beserta anak dan cucuknya sempat terancam akibat insiden tersebut.

"Terima kasih sama pihak Kodim Muna, sudah mau memperbaiki rumah dan warung dagangan saya yang rusak. Kami sekeluarga telah memaafkan dan sudah menyepakati bersama ganti rugi dari pihak Kodim Muna," pungkasnya.

Dan atas insiden tersebut, kios dan rumah korban mengalami kerusakan berat yang kerugiannya ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.


Laporan : Arto Rasyid

IKLAN KPU IKLAN LION

Tanggapan Anda?

Facebook Conversations