Iklan Clarion

Dari Komoditas Pisang, Mahasiswa Upayakan Penganekaragaman Pangan di Kolaka

SULTRAKINI.COM: KOLAKA – Mahasiswa Fakultas Pertanian Program Studi Agribisnis Universitas Sembilanbelas November (USN) Kolaka mengadakan penyuluhan kepada petani pisang di Desa Lamondape, Kecamatan Polinggona, Kabupeten Kolaka, Minggu (7/4/2019). Penyuluhan bertemakan peluang usaha tanaman pisang diikuti sekitar 30 petani.

Koordinator penyuluhan, Wahida, mengatakan lewat kegiatan itu mereka berharap petani pisang mampu memproduksi hasil tanaman pisangnya menjadi penghasilan tambahan masyarakat setempat.

“Peluang usahanya begitu besar karena pisang merupakan salah satu buah yang dapat dijadikan beraneka ragam makanan dan diminati banyak kalangan. Serta pisang merupakan komoditi mudah dibudidayakan dan tidak membutuhkan modal besar dan hasilnya pun cukup menjanjikan,” jelas Wahida, Minggu (7/4/2019).

Tak sebatas buah pisang, kata wahida, semua bagian pisang dapat dimanfaatkan dan menjadi nilai tambah dalam budidaya tanaman pisang itu sendiri, sehingga upaya diversifikasi hasil pertanian dapat terwujudkan.

“Daun hingga bonggol pisang bukti bahwa pisang merupakan sesuatu yang menjanjikan dedepan, menjadi peluang usaha besar, melihat kondisi masyarakat sekarang ini semakin konsumtif,” tambahnya.

Salah seorang warga yang merupakan petani pisang Nirwah, mengaku terbantu dengan penyuluhan tersebut. Dia banyak mendapatkan pengetahuan seputar pengelolaan pisang, serta cara pemasarannya.

“Selama ini kami terkendala memasarkan hasil pertanian kami,. Kegiatan ini petani bisa lebih tahu cara memasarkan dan mengola hasil pertanian kami,” ucapnya.

Kepala Desa Lamondape, Ridwan, mengapresiasi penyuluhan maahasiswa. Kata dia, tindakan itu bagian dari perhatian pihak kampus untuk meningkatkan kemampuan sumber daya manusia di sektor pertanian.

“Kami menyambut baik kegiatan mahasiswa ini karena baru pertama kali. Semoga kegiatan berdampak positif pada masyarakat Desa Lamondape, terkhusus petani pisang,” ujarnya.

Laporan: Zulfikar
Editor: Sarini Ido

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.