SUARA

DD 2018 di Buton Menurun

SULTRAKINI.COM: BUTON – Dana Desa (DD) Tahun 2018 untuk 83 desa se-Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara dapat dipastikan mengalami penurunan dibandingkan 2017. Namun, mengenai presentase penurunannya belum dapat diketahui, tapi yang jelas dibawah angka Rp 65 miliar.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Buton, Alimani mengatakan menurunnya total DD berdampak pada  jumlah yang harus diterima setiap desa, yaitu ada desa mendapatkan porsi lebih besar, adapula yang kecil anggarannya. Hal itu berdasarkan kriteria dan klasifikasi masing-masing desa yang telah ditetapkan oleh Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi.

“Jadi cara pembagiannya setiap desa itu sesuai dengan kriteria dan klasifikasi setiap desa yang sudah ditetapkan oleh kementerian,” kata Alimani kepada sejumlah awak media, Kamis (1/2/2018).

Disebutkan Alimani, tahun 2018 desa yang mendapatkan DD tertinggi, yaitu Desa Sampuabalo, Kecamatan Siotapina sebesar Rp 1 miliar lebih. Dan yang terendah adalah Desa Waondo Wolio, Kecamatan Kapontori sebesar Rp 500 juta lebih.

“Yang lainnya itu rata-rata dikisaran enam sampai delapan ratus juataan,” sebutnya.

yamaha

Lanjut dia, mengenai prioritas DD tahun ini, tidak jauh berbeda dengan 2017 yaitu mengacu pada skala prioritas masing-masing desa. Namun, sesuai intruski dari pemerintah pusat bahwa 30 persen DD harus dijadikan upah masyarakat.

“Jadi sekarang itu ada intruksi dari pusat bahwa 30 persen itu harus dijadikan upah masyarakat, seperti untuk upahnya harian orang kerja (HOK),” ujarnya.

Untuk proses pencairan DD tahun ini, kata Alimani akan lebih dipercepat yang dibagi dalam tiga tahap berdasarkan ketetapan dari Kementerian Keuangan bersama Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, yaitu tahap satu sebanyak 20 persen, tahap dua 40 persen, dan tahap tiga 40 persen.

“Dan untuk DD tahap satu tahun ini akan dicairkan mulai dari  Februari hingga Juni. Tahap dua mulai April sampe Juli, dan tahap tiga mulai Agustus hingga September 2018.

Laporan: La Ode Ali

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.