Iklan Clarion

Debat Kandidat Pilkada Buteng, Satu Cabup Tidak Hadir

SULTRAKINI.COM: BUTON TENGAH – Komisi Pemilihan Umum Daerah Kabupaten Buton Tengah (Buteng) menggelar debat kandidat pasangan calon bupati dan wakil bupati tanpa kehadiran salah satu cabup, di Gedung Azzahra Kecamatan Lakudo, Minggu (29/1/2017) pagi.

Cabup yang tidak hadir adalah Samahudin, kandidat nomor urut 1. Sehingga debat hanya dihadiri oleh pasangannya, La Ntau. Juru bicara Paslon Samahudin-La Ntau (Samatau), Tasman menjelaskan, ketidakhadiran jagoannya itu karena sakit yang mendadak, sehingga disarankan untuk istirahat.

[ Klik Banner untuk ke Halaman Registrasi ]

“Kami minta maaf dari tim sukses Paslon nomor urut 1 atas ketidakhadiran calon bupati. Tapi itu tidak dibikin-bikin, karena usai gladi bersih yang diselenggarakan semalam (Sabtu.red) oleh KPU, sekitar jam 3 Pak Samahudin langsung masuk di Rumah Sakit Siloam karena Trobosit-nya turun sekali,” jelas Tasman.

“Maka kesepakatan kami untuk menyarankan supaya tidak hadir, jangan sampai bisa berdampak lebih buruk kalau dia paksakan,” imbuhnya saat menggelar konferensi pers usai debat.

Menurut dia, secara aturan, hal itu dibenarkan walau hanya kandidat wakil saja yang ikut debat.

Ketua KPUD Buteng, Aminuddin mengatakan, sesuai aturan, debat tetap sah dilakukan selagi masih ada perwakilan dari salah satu paslon. Namun jika keduanya tidak hadir, maka akan dikenakan sanksi dari KPU sendiri.

“Dalam aturannya, debat tetap sah untuk dilanjutkan karena ada perwakilannya, yakni Pak La Ntau sebagai wakil. Jika keduanya tidak hadir, maka akan dikenakan hukuman atau sanksi pihak KPU Buteng sendiri,” kata Aminuddin.

Ia menambahkan, momentum debat ini selain sebagai ajang mendengar visi dan misi kandidat bagi masyarakat dalam menentukan pilihan, juga sebagai alat untuk mengharmoniskan tensi politik yang ada di Buteng serta menjaga hubungan baik antar pasangan calon.

“Sehingga Pilkada yang pertama digelar ini bisa berjalan dengan baik, sukses dan berintegritas,”  tutupnya.

Debat kandidat ini akan disiarkan melalui salah satu tv swasta, Kompas TV, secara tunda pada tanggal 3 Februari 2017, pukul 15.00 Wita.

Jalannya debat dimoderatori langsung Prof. Dr. Eka Suaib, dibantu lima pakar, yakni Prof. Dr. H. La Sara, Prof. Dr. Sumbangan Badja, Pendais Haq, S.Ag., M.Sos, Ghazali Ibrahim, SP, dan Muliadi Mau.

Laporan: Ali Tidar

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.