Iklan Clarion

Definisi Deflasi Adalah

SULTRAKINI.COM:Deflasi adalah fenomena dimana terjadi penurunan harga-harga secara terus-menerus dalam periode yang relatif singkat. Deflasi merupakan kebalikan dari inflasi dimana harga-harga meningkat secara umum. Deflasi juga memiliki konsep yang sama dengan disinflasi atau penurunan angka inflasi. Selain menurunnya harga barang-barang secara umum, deflasi juga menyebabkan turunnya upah secara umum.

Deflasi dapat terjadi jika ada penurunan jumlah uang atau uang deposito yang beredar dibandingkan dengan jumlah barang dan jasa yang ditawarkan. Hal ini bisa terjadi karena beberapa faktor berikut ini:

#1 Terlalu Banyak Produksi Barang yang Sama

Jika terlalu banyak produsen yang memproduksi barang yang sama di pasaran, akan terjadi persaingan yang ketat. Masing-masing produsen akan menekan harganya serendah mungkin untuk dapat memenangkan persaingan. Akibatnya harga-harga akan menurun dan akan diikuti pula oleh sektor-sektor lainnya.

 

#2 Inovasi dalam Proses Produksi

Salah satu tugas terpenting dalam produksi adalah membuat proses produksi se-efektif dan se-efisien mungkin. Dengan begitu cost atau biaya produksi dapat ditekan sehingga harga produk yang dilempar ke pasaran bisa semakin rendah.

 

#3 Peraturan Bank Sentral dan Pemerintah

Turunnya jumlah uang yang beredar di pasar juga dapat menyebabkan deflasi. Hal ini bisa terjadi jika ada kebijakan dari bank sentral. Misalnya seperti deflasi besar-besaran yang terjadi di Amerika Serikat akibat kebijakan dari The Fed. Selain itu peraturan pemerintah juga dapat mengakibatkan deflasi, misalnya seperti yang terjadi di Spanyol pada tahun 2010 karena pemerintah menggalangkan program penghematan yang memangkas berbagai biaya.

Dampak dari Deflasi

Anda mungkin dapat mengeluh karena terjadi inflasi setiap tahun dimana harga-harga terus meningkat. Semakin hari semakin sulit memenuhi kebutuhan sehari-hari. Karena itu deflasi terdengar seperti hal yang menyenangkan karena harga-harga akan turun. Tetapi Anda perlu mengetahui beberapa dampak yang akan terjadi akibat deflasi berikut ini:

 

#1 Pendapatan Sektor Bisnis Menurun

Dalam persaingan bisnis seringkali masing-masing perusahaan berlomba-lomba menurunkan harga jual demi memenangkan persaingan. Baik itu dalam sektor industri, manufaktur, perdagangan bahkan perumahan dan jasa. Akibatnya seluruh harga lama kelamaan akan turun disertai dengan merosotnya keuntungan bisnis. Jika deflasi terus terjadi maka banyak bisnis yang terpaksa harus menghentikan aktivitasnya karena tidak memiliki biaya produksi.

 

#2 Penurunan Gaji dan PHK (Pemutusan Hubungan Kerja)

Para pengusaha patut khawatir jika terjadi deflasi karena dapat mengakibatkan menurunnya keuntungan bahkan hingga merugi. Tetapi bagi para karyawan deflasi juga dapat memberikan dampak yang sangat buruk. Seperti yang telah disebutkan pada poin pertama, jika keuntungan bisnis menurun atau bahkan merugi lama-kelamaan perusahaan tidak dapat membiayai seluruh biaya operasional. Akibatnya akan terjadi penurunan gaji, merumahkan sementara karyawan yang kurang berfungsi hingga PHK atau Pemutusan Hubungan Kerja.

Baca: Harga Sayur dan Ikan Turun, Sultra Alami Deflasi Selama Agustus

#3 Perubahan Pola Pengeluaran Konsumen

Ketika harga-harga menurun konsumen akan tergiur untuk segera berbelanja sebanyak-banyaknya. Karena itu tingkat pembelian konsumen akan melonjak pesat. Tetapi beberapa saat setelah itu kebanyakan konsumen akan mengalami penurunan gaji atau bahkan kehilangan pekerjaan. Pada titik inilah konsumen akan mengurangi belanjanya secara drastis sehingga mengakibatkan penurunan pengeluaran konsumen yang drastis. Jika deflasi terus berlanjut maka kondisi perekonomian akan semakin tidak terkendali.

#4 Investasi dan Harga Saham Menurun

Fluktuasi pada pasar modal sangat bergantung pada kondisi perusahaan. Jika terjadi dampak seperti pada poin pertama dimana keuntungan perusahaan menurun drastis, maka investor akan menarik modalnya dan menunggu kondisi stabil kembali. Akibatnya nilai investasi dan harga-harga saham akan menurun drastis pula.

 

#5 Turunnya Iklim Kredit

Karena terjadi penurunan pendapatan baik bagi para pebisnis maupun karyawan, akan banyak kreditur yang gagal membayar pinjamannya. Akibatnya perusahaan-perusahaan yang memberikan pinjaman juga akan mengalami penurunan drastis. Sekalipun bank menurunkan suku bunga pinjamannya, akan sedikit orang yang berani mengambil pinjaman.

Perekonomian yang Stabil

Deflasi dapat memberikan banyak dampak yang buruk terhadap perekonomian negara secara luas. Sekilas mungkin deflasi terlihat menyenangkan karena harga-harga kebutuhan konsumen akan menurun, tetapi dalam jangka panjang deflasi dapat memberikan dampak buruk bagi seluruh sektor. Baik bagi pebisnis maupun para karyawan. Deflasi dapat membuat semua pihak memilih untuk diam dan tidak melakukan aksi apapun, baik dalam bisnis, pekerjaan, hingga investasi. Karena itu, jangan bersenang-senang dulu jika deflasi terjadi terus-menerus di sebuah negara karena apapun yang berlebihan pasti akan memberikan dampak yang tidak baik. Perekonomian yang stabil baru bisa terjadi jika inflasi dan deflasi masing-masing tidak terjadi secara ekstrem.

Sumber:finansialku.com

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.