SULTRAKINI.COM: KENDARI - Ratusan anggota DPRD dari partai koalisi pasangan calon Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) di 17 kabupaten/kota hadiri deklarasi Asrun-Hugua (Surga) di lapangan Bunu-benua, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Senin (8/1/2018).

Deklarasi Pasangan Surga Dihadiri Ratusan Anggota Dewan
Deklarasi pasangan Asrun-Hugua di lapangan Benu-benua Kota Kendari, Sultra. (Foto: Amran Mustar Ode/SULTRAKINI.COM)

"Ada sekitar ratusan anggota DPRD se-Sultra yang hadir dalam deklarasi pasangan Asrun-Hugua," kata Juru Bicara DPD PDI Perjuangan Sultra, Agus Sanaa di lapangan Benu-benua, Senin (8/1/2018).

Dikatakannya, untuk DPRD sendiri dihadiri 40an anggota. "Dari 50 anggota DPRD fraksi PDIP yang ada di Sultra, hadir sekitar 40an. Yang tidak hadir hanya anggota DPRD dari Kota Baubau, karena di Kota Baubau juga lagi persiapan pendaftaran wali kota," jelas Agus Sanaa.

Dijelaskannya, partai koalisi diwajibkan menghadirkan seluruh anggota DPRD dan para DPD, DPW, DPC bahkan PAC dan ranting partai koalisi.

"Kalau detail yang hadir saya tidak tahu persis, tapi intinya seluruh partai koalisi diwajibkan menghadirkan seluruh anggota DPRDnya," jelas Agus Sanaa.

Hal yang sama pun dikatakan salah seorang anggota DPRD Wakatobi fraksi PAN, La India bahwa kedatangannya ke Kota Kendari bersama beberapa anggota DPRD lainnya untuk menghadiri deklarasi pasangam Surga.

Sebelumnya, pasangan Asrun-Hugua didukung oleh enam partai yaitu PAN, PDIP, PKS, Gerindra, Hanura, PKB, dan PPP. Namun setelah pasangan ini mendaftarkan diri di KPU Provinsi Sultra, pihaknya menolak dukungan PPP dan PKB.

(Baca: PPP dan PKB Dicoret dari Asrun-Hugua)

Kabar PPP dan PKB justru terdengar di pasangan Rusda Mahmud dan LM. Sjafei. Pasangan ini mengklaim mendapatkan dukungan dua parpol tersebut.

Hal ini ditekankan Juru Bicara pasangan Rusda-Sjafei, Sukriaman kepada SultraKini.Com, Sabtu, 6 Januari 2018.

"Jamnya berbeda-beda kita terima hari ini (Sabtu, 6 Januari 2018) dari DPP dalam bentuk B.1-KWK, termasuk Demokrat," terangnya melalui pesan WhatsApp.

Dengan tambahan PPP dua kursi dan PKB satu kursi, Rusda-Sjafei telah mendapatkan total sembilan kursi setelah sebelumnya mendapatkan Demokrat.

Sebelumnya, Rusda-Sjafei mengisyaratkan akan membawa empat partai untuk mendaftar ke KPUD Sulawesi Tenggara pada 10 Januari 2018.


Laporan: Amran Mustar Ode&Didul Interisti

Tanggapan Anda?

Facebook Conversations