Iklan Clarion

Deklarasikan Pasangan ‘Surga’, Perwakilan Pemuda Cap Jempol Darah

SULTRAKINI.COM: KENDARI – Perwakilan pemuda dari beberapa kabupaten/kota di Provinsi Sulawesi Tenggara melakukan cap jempol darah di atas kain putih sebagai bentuk dukungan kepada pasangan bakal calon gubernur dan wakil gubernur, Asrun-Hugua.

Sebelum melakukan cap jempol darah, para pemuda ini menyampaikan orasi ilmiahnya dan alasan mendukung pasangan yang berakronim ‘Surga’ dalam acara deklarasi Koalisi Pemuda Pemudi Asrun-Hugua atau disingkat Kopi Surga pada Selasa (19/12/2017) malam.

“Kami rela berdarah-darah untuk memenangkan pasangan ini, dan kami siap berada digaris terdepan untuk pasangan ini,” kata Pemuda Perwakilan Konawe Selatan, Jefri dihadapan Asrun-Hugua.

Sama halnya Zulham, Perwakilan Pemuda dari Konawe Kepulauan. Dia mengaku siap mendukung Asrun-Hugua dengan alasan keduanya adalah pasangan ideal yang bisa membawa arah pembangunan Sultra menjadi lebih baik.

“Pasangan ini merupakan kolaborasi yang ideal, jika kita mau mensurgakan Sultra, kita harus dukung pasangan ini,” ujarnya dalam orasinya dihadapan ratusan pemuda yang mengikuti deklarasi.

Baca Juga

Sementara itu, Ketua Dewan Pembina Kopi Surga, Umar Bonte mengaku cap jempol darah yang dilakukan para pemuda itu merupakan bentuk komitmen dan kesungguhan dalam memenangkan pasangan yang bisa membawa Sultra pada perubahan besar.

“Pernyataan sikap pemuda malam hari ini merupakan suatu bukti bahwa pemuda tidak tinggal diam, tapi ikut berpartisipasi dalam politik, ikut mensukseskan dan mengawal pembangunan di Sultra,” ucap Umar Bonte dalam orasi penutup perwakilan pemuda.

Sementara itu, pasangan Asrun-Hugua dihadapan pemuda dan pemudi saat menyampaikan visi misinya sangat berterimakasih. Mereka berjanji akan menang besar di Pilgub Sultra 2018 mendatang. Asrun mengaku dukungan pemuda dengan dukungan partai koalisi besar tujuh partai politik sudah pasti menang besar.

“Kami yakin kita akan menang besar, kenapa harus memang besar karena kalau kita menang kecil kita bisa digoreng di MK (Mahkamah Konstitusi),” kata Asrun didampingi Hugua.

Laporan: Hasrul Tamrin

Komentar
Loading...