Iklan Clarion

Depresi Penyakitnya Berkepanjangan, Ati Nyaris Bunuh Diri

SULTRAKINI.COM: MUNA – Wa Ode Ati (51), warga Desa Lasunapa, Kecamatan Duruka yang sedang menjalani rawat inap di RSUD Muna, nekat akhiri hidupnya dengan cara menusukan pisau keperutnya sendiri pada Selasa (8/1/2019).

Beruntung upaya bunuh diri itu, digagalkan kerabatnya, Dedi, yang menyadari hal tersebut, kemudian memanggil dokter untuk memberikan pertolongan. Ati dibawa keruangan UGD dengan pisau yang masih menancap diperutnya.

Sampai saat ini korban belum mendapat tindakan insentif, karena banyak kehilangan darah dan membutuhkan dua kantong darah untuk operasi pengangkatan pisau.

Menurut keterangan kerabat korban yang enggan menyebutkan namanya, awalnya sekitar pukul 05.30 Wita, korban meminta dibelikan buah apel dan pisau, tapi karena saat itu masih pagi hanya dapat dibelikan apel.

Sementara itu kerabat korban, Nikra yang bertugas menjaga korban, berusaha meminjam pisau kepada ibunya yang kebetulan bekerja sebagai cleaning service di RSUD Muna, namun korban tidak mau memakai pisau tersebut karena melihat ujung pisau tidak runcing, sehingga Nikra bergegas kembali ke rumah untuk mengambil pisau.

“Saat itu kerabat saya, Dedi mengupas kulit apel untuk korban tapi korban meminta untuk mengupas sendiri, awalnya tidak ada yang mencurigakan sampai korban menusukan pisau ke perutnya sendiri,” ungkapnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun SultraKini.Com, korban yang masuk di RSUD Muna pada Senin (7/1/2019) sekira pukul 21.30 Wita, dengan keluhan sesak napas. Ia nekat melakukan aksi bunuh diduga karena depresi atas penyakit sesak nafasdideritanya sejak empat tahun lalu.

Selain itu, pasca anak perempuan semata wayangnya meninggal dunia, korban pernah mengalami gangguan kejiwaan dan sempat mendapat perawatan di RS Jiwa Kendari.

Laporan: Arto Rasyid
Editor: Habiruddin Daeng

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.