Di Buteng Proses Persalinan Gratis

SULTRAKINI.COM: BUTON TENGAH – Semua Ibu hamil di Kabupaten Buton Tengah, Sulawesi Tenggara dapat melahirkan secara gratis atau tanpa dipungut biaya. Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Buteng, Ratna mengatakan gratis biaya persalinan asalkan pasien mau melahirkan di sarana kesehatan. Namun sebaliknya, biaya persalinan akan ditanggung sendiri apabila bukan di saran yang dimaksud.

“Kalau pasiennya tidak mau, pemerintah tidak akan menanggung walaupun sudah ada anggarannya di dinas,” terang Ratna saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (19/1/2018).

Ratna menambahkan, melahirkan gratis digalangkan untuk mengurangi angka kematian ibu dan anak serta membantu para keluarga yang memiliki keterbatasan  biaya persalinan. Akasi ini telah dilakukan sejak 2017 lalu.

“Jadi gratis ini berlaku pada orang yang memiliki Jamkesma dan orang yang tidak mampu, yang penting dia memiliki surat keterangan tidak mampu baik dari lurah maupun dari desa, karena mereka memiliki dana Jampersal (jaminan Persalinan) yang telah dibiayai oleh pemerintah,” jelas Ratna.

Begitu juga dengan pasien rujukan yang tidak mampu lagi ditangani di tingkat puskesmas tetap digratiskan, sebab dinas telah melakukan kerja sama dengan pihak rumah sakit.

“Kalau normal biayanya sebesar Rp 750 ribu, namun bisa sampai lebih kalau dia sampai dirujuk ke rumah sakit, dan itu semua ditanggung, kalau orang mampu dia sesuai pembayaran normal, kerena itu semua sudah diatur dalam Perda. Begitu juga reribusinya, honor pendampingnya, maupun semua harga obat-obatnya, semuanya sudah ada porsinya,” ucap Ratna.

Dia berharap, adanya Jampersal dapat dimasfaatkan oleh masyarakat dengan melahirkan difasilitas kesehatan yang telah disediakan di kecamatan dan desa masing-masing.

Penulis: Ali Tidar

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.