SULTRAKINI.COM: KENDARI: Harga cabai mengalami penurunan di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara menjelang Natal dan pergantian tahun. Menurut Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sultra, penurunan itu disebabkan pasokan cabai dari daerah lain mulai berlimpah.

Di Kendari Harga Cabai Turun Jelang Natal dan Pergantian Tahun
Ilustrasi.

Cabai rawit dan keriting mengalami penurunan harga. Jika sebelumnya harga cabai rawit Rp 22 ribu menjadi Rp 21 ribu per kilogramnya, cabai keriting dari Rp 23 ribu menjadi Rp 21 ribu per kilogramnya, dan cabai besar dari Rp 23 ribu menjadi Rp 22.100 perkilogram. Penurunan tersebut berbeda saat menjelang Idul Fitri yang harganya mengalami meningkatan.

"Ini terjadi baru berapa hari. Ini juga dipengaruhi hasil panen para petani di Sultra sedang melimpah, khususnya petani cabai. Sehingga harga di pasaran mengalami penurunan. Tetapi jika nanti hasil panen para petani mulai berkurang, harganya juga akan kembali melonjak naik," ungkap Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri Disperindag Sultra, Muhammad Ali, Rabu (13/12/2017).

Pengakuan Salah Seorang Pedagang Cabai di Pasar Tradisional Mandonga, Waode Sri, kenaikan harga capai sempat terjadi di awal tahun 2017 yang mencapai Rp 60 ribu per kilogram

”Mendekati akhir tahun harga cabai rawit merah turun draktis di pasaran hanya mencapai Rp 21 ribu per kilonya saja dan masih ada juga yang menawar,” katanya saat ditemui di lapak dagangannya.

Disperindang Sultra megungkapkan harga cabai rawit masih kategori stabil. Begitu juga barang dagang lainnya, seperti sayur mayur, bawang berah, dan bawang putih.


Laporan: Nova Aliza

Tanggapan Anda?

Facebook Conversations