Pelantikan kapolri

Di tangan Sulkarnain Bangunan Kantor Wali Kota Baru Dibangun Sembilan Lantai, Punya Filosofi Khusus

SULTRAKINI.COM: KENDARI – Gedung baru Kantor Wali Kota Kendari mulai dikerjakan usai peletakan batu pertama dan penancapan tiang pancang perdana oleh Wali Kota Sulkarnain Kadir di lapangan upacara kantor wali kota lama, Senin (2/9/2019). Kantor baru wali kota dibangun di Jalan Jenderal Ahmad Yani, Kelurahan Mandonga.

Bangunan baru kantor wali kota direncanakan terdapat tiga bangunan utama, yakni gedung lapangan parkir tiga lantai, gedung podium lima lantai, dan gedung tower setinggi sembilan lantai.

Sulkarnain Kadir menerangkan, semua bagian-bagian bangunan memiliki filosofi yang menggambarkan hari lahirnya Kota Kendari, yaitu 9 Mei 1831 sebagai salah satu bagian wilayah administrasi di Provinsi Sulawesi Tenggara.

“Bagian podium dibangun lima lantai sebagai bagian perwujudan bulan lahirnya Kota Kendari pada bulan Mei, sedangkan tower sembilan lantai menandakan tanggal lahirnya Kota Kendari, ini bukan sekadar gagah-gagahan sehingga gedung ini akan selalu mengingatkan kita kapan terbentuknya Kota Kendari hingga seperti saat ini,” jelas Sulkarnain usai penancapan tiang pancang perdana.

Desain kantor wali kota baru

Peletakan batu pertama dan penancapan tiang pancang perdana Kantor Wali Kota Kendari yang baru, Senin (2/9/2019). (Foto: Hasrul Tamrin/SULTRAKINI.COM)

Desain bangunan kantor wali kota sendiri mengadopsi adat dan budaya masyarakat Kota Kendari yang terdiri dari beragam suku dan etnis. Misalnya, tenunan khas yang akan dijadikan sebagai ornamen-ornamen di sejumlah bagian gedung.

“Jadi kita gabungakan antara kultur asli masyarakat Kota Kendari dengan perkembangan teknologi yang ada sekarang ini,” ujarnya.

Konsep ramah lingkungan sebagaimana visi misi daerah tidak akan hilang dalam pembangunan gedung ini, apalagi kantor wali Kota saat ini dikenal sebagai kawasan hijau Kota Kendari yang menjadi sarana prasarana masyarakat berakhir pekan.

“Aspek lingkungan saya minta untuk diperhatikan, jangan dihilangkan, beberapa pohon kita minta dipindahkan sementara kalau sudah rampung bisa dikembalikan, utamanya hijaunya taman kota tidak terganggu,” ucapnya.

Di tahun awal pembangunan gedung ini akan difokuskan pada bagian kawasan parkir yang dilengkapi dengan lapangan upacara dan gedung podium utama. Anggarannya sekitar 57 miliar rupiah melalui APBD Kota Kendari.

Total anggaran pembangunan Kantor Wali Kota Kendari di atas lahan seluas 6,3 hektare dengan luas bangunan 37.679 meter kubik ini menelan anggaran Rp 250 miliar hingga rampung, dan direncanakan rampung keseluruhan pada 2021.

“Anggaran 250 miliar itu total anggaran keseluruhan termasuk taman parkir, tapi kalau ada ruang-ruang yang bisa men-support dari pemerintah pusat sangat bersyukur,” lanjut Sulkarnain.

Foto bersama usai peresmian secara simbolis pembangunan kantor wali kota baru, Senin (2/9/2019). (Foto: Hasrul Tamrin/SULTRAKINI.COM)
Foto bersama usai peresmian secara simbolis pembangunan kantor wali kota baru, Senin (2/9/2019). (Foto: Hasrul Tamrin/SULTRAKINI.COM)

Gedung parkir tiga lantai bakal dijadikan kawasan parkir yang representatif sebagai area komersial atau retail dan lapangan upacara.

Gedung podium lima lantai diperuntukkan untuk ruang kantor wali kota, wakil wali kota, sekertaris daerah, ball room, musala, command center, dan mall pelayanan umum yang modern lengkap dengan fasilitasnya.

Sedangkan gedung tower sembilan lantai untuk ruang pelayanan publik dan ruang kerja organisasi perangkat daerah lingkup Kota Kendari dengan sarana prasarana modern dan service area.

“Alasan pembangunan gedung ini karena sudah cukup lama dibangun sejak 1978 atau 41 tahun silam, sehingga usia bangunan yang sudah sekian lama mengalami penurunan kualitas, dan beberapa bagian juga mengalami kebakaran sehingga tidak representatif lagi pemanfaatannya,” terangnya.

Wali kota berharap hadirnya kantor wali kota baru bisa memaksimal pelayanan kepada masyarakat Kota Kendari secara umum ke depannya.

“Hadirnya gedung ini semakin meningkat kinerja aparatur sipil negara Kota Kendari dalam menjalankan tugas-tugasnya memberikan pelayanan publik kepada masyarakat Kota Kendari, terutama dalam berinvestasi, pemenuhan kebutuhan, dan beribadah,” tambahnya. (Adv)

Laporan: Hasrul Tamrin
Editor: Sarini Ido

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.