Diisukan Tidak Netral, KPUD Singgung Pengawas

SULTRAKINI.COM: MUNA – Ketua Komisi Pemilihan Umum Daerah Kabupaten Muna La Ode Muh. Amin Rambega, menipis isu miring yang beredar di tengah masyarakat maupun di media sosial, mengenai ketidaknetralan KPUD Muna dalam pelaksanaan Pilkada Muna 9 Desember 2015 lalu.Isu tersebut muncul pasca putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang mengabulkan sebagian permohonan gugatan pasangan Calon Bupati Muna nomor urut 1 LM Rusman Emba – Malik Ditu (Rumah Kita).“Inilah yang harus saya luruskan, jangan sampai akibat PSU seolah-olah KPU yang membuat kecurangan, bukan seperti itu. Persoalan memilih dua kali, siapa yang mengawal sebenarnya, bahwa ditugaskan siapa yang melakukan pelanggaran itu tugas siapa sebenarnya. Ini bukan tugas kami, tetapi ada pihak lain yang memastikan bahwa pelanggaran atau tidak, tetapi semua diatur dalam Undang-Undang dan PKPU bagaimana dalam memproses pelanggaran itu,” ujar Amin Rambega, saat dihubungi melalui telpon selulernya, Senin (29/02/2015).Menurut Amin, kecurigaan tersebut sangat tidak masuk akal dan hanya membuat fitnah di tengah masyarakat. Sebab selama pelaksanaan Pilkada, KPUD Kabupaten Muna telah melaksanakan tugasnya secara transparan dan profesional sesuai dengan Undang-undang dan Peraturan KPU.“Memang saya mau bertanya, apanya yang mau dicurigai? Adakah yang perlu dicurigai sebelumnya? Dan kemudian adakah sesuatu yang dilakukan penyelenggara KPU khsusnya, misalnya dalam memutuskan sesuatu kebijakan rada-rada berpihak ke salah satu calon? Inilah yang saya harus luruskan kepada semua pihak, bahwa KPU Muna sudah menjalankan tugasnya sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” tegasnya.Olehnya itu, dia meminta kepada semua pihak, dalam menghadapi pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU) di 3 TPS, yakni TPS 1 Desa Marobo Kecamatan Marobo, TPS 4 Kelurahan Raha 1 dan TPS 4 Kelurahan Wamponiki dilakukan lebih terbuka dan transparan.“Saya kira tentang pelaksanaan PSU ini, KPU Muna akan terbuka dan lebih transparan. Makanya saya himbau kepada semua pihak, baik Panwas, tim sukses pasangan calon dan seluruh komponen masyarakat, mari kita bersama-sama mengawasi jalannya PSU ini,” ujar Amin.Amin berharap, dalam pelaksanaan PSU nanti sudah tidak ada saling menyalahkan, semua pihak harus terlibat penuh sesuai dengan tugasnya masing-masing untuk mengawasi jalanya PSU di 3 TPS tersebut.“Harapan saya, tidak ada lagi hal-hal yang tidak berkualitas seperti yang terjadi kemarin. Inilah yang saya minta semua pihak untuk menjalankan tugasnya sesuai tugas masing-masing. Jangan lagi kita saling menyalahkan. Kita tau lah apa yang terjadi, kita tetap terbuka. Harapan kita, PSU ini bisa berjalan dengan baik dan menghasilkan PSU yang baik, sehingga ini ada yang menang dan ada yang kalah. Yang kalah dia legowo dan jangan berkecil hati, yang menang jangan sombong, karena apapun yang terjadi itu adalah takdir,” pungkasnya. Editor: Gugus Suryaman

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.