Iklan Clarion

Dikbud Buteng Seleksi Ulang Guru Honorer Penerima Honda

SULTRAKINI.COM: BUTON TENGAH – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Buton Tengah (Buteng) akan menyeleksi ulang guru honorer penerima honor daerah (Honda). Hal tersebut karena berkurangnya anggran yang digelontorkan pemerintah daerah yang awalnya Rp 9,6 miliar menjadi Rp 4,5 miliar.

Melihat kondisi tersebut, mau tidak mau guru honorer SD dan SMP kembali dievaluasi, sesuai dengan aturan yang berlaku dan akan menyesuaikan besaran anggaran dengan jumlah guru honorer yang ada.

[ Klik Banner untuk ke Halaman Registrasi ]

Kepala Dinas Dikbud Buteng, Abdullah, mengatakan honorer yang akan mendapatkan SK Honda adalah honorer yang telah memenuhi syarat yakni sekolahnya minimal Sarjana dan memiliki beban kerja 24 jam per minggunya.

“Kalau yang tidak cukup, maka akan di biayai oleh dana BOS. Begitu pula dengan honorer TK, mereka sudah dilimpahkan dan dibiayai oleh dana desa, sebab TK program dari kementrian langsung, dan itu sudah dirapatkan dengan pihak PMD,” tururnya saat dikonfirmasi oleh Sultrakini.com di ruang kerjanya, Kamis (9/5/2019)

Guru honorerang tadinya berjumlah 946 orang, kata adbdullah, akan berkurang menjadi 387 orang yang akan mendapatkan Honda dengan bebang gaji Rp 1.008.000 perbulannya.

“Karena guru honorer ini kadang ada yang menadapat 4 jam, 6 jam, 8 jam, sementara dalam aturannya itu, guru harus bekerja denga beban kerja 24 jam, begitu pula dengan beban kerja 24 jam itu, mereka juga bisa di daftarkan sertifikasi dengan mudah dan mereka akan mendapatkan gaji lagi disitu,” tambahnya.

Ia menegaskan pihaknya akan menyeleksi secara ketat.Ddan menjadikan guru honorer sebagai pekerjaan tetap untuk meningkat kualitas pendidikan di Buteng.

“Selama ini kan begitu pak, pekerjaan guru honorer ini hanya sampingan karena gajinya minim sekali, tapi coba kalau gaji sertifikasi itu Rp 1,5 juta ditambah gajo Honda 1 juta, sudah pasti akan fokus dan meningkatkan kualitas mengajarnya mereka, dan memang kedepan arahnya akan seperti itu,” pungkasnya.

Laporan: Ali Tidar
Editor: Habiruddin Daeng

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.