Diknas: Nasib Kasek Cabul Tunggu Proses Hukum

SULTRAKINI.COM: BUTON – Nasib Kepala SMAN 1 Molowa berinisial HML yang melakukan pelecehan seksual kepada siswanya, kini di tangan aparat hukum. Dinas Pendidikan Kabupaten Buton pun sudah siap mengambil langkah jika proses hukum sudah jelas.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Buton, La Renda, menyebut prilaku HML telah mencoreng dunia pendidikan.

“Perbuatan tersebut telah mencoreng dunia pendidikan khususnya citra guru,” kata La Renda saat dikonfirmasi melalui telepon selulurnya, Senin (27/02/2017).

Id Bulog

Renda mengaku belum bisa mengambil langkah kepada tersangka HML, karena harus menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah. Semua diserahkan ke proses hukum untuk menyelesaikan persoalan tersebut.

“Kita belum bisa mengambil langkah, hormati dulu proses hukum. Kita prihatin, tapi kalau memang salah ya salah, dan kalau memang benar sesuai dengan yang dilakukan, dia harus jalani hukuman sesuai peraturan yang berlaku,” ujarnya.

Dia sangat menyayangkan hal itu terjadi, karena seharusnya para pendidik memberikan contoh yang baik kepada anak didiknya. Apalagi saat ini para pendidik gencar melakukan perubahan mental dan berkarakter terhadap mereka.

“Seharusnya dimulai dari kepala sekolahnya, guru-gurunya, bagaimana kita harapkan perubahan mental kalau pendidiknya seperti itu,” ujarnya.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.