Iklan Clarion

Dilarang Saling Menukar Lokasi KKN

SULTRAKINI.COM: KENDARI – Saat KKN Regular mahasiswa UHO tahun 2015/2016, dipastikan tidak ada penukaran lokasi antar peserta. Dua lokasi KKN yakni Kabupaten Konawe Selatan dan Kota Kendari, sudah ditetapkan.Sejumlah mahasiswa yang masih mengikuti proses kuliah dalam ruangan dan bersamaan dengan pelaksanaan KKN, bermaksud saling menukar lokasi dengan mahasiswa lainnya. Namun Ketua Panitia KKN Regular, Syahbudin mengatakan, tidak ada alasan bagi para peserta untuk menukar lokasi KKN. Sebab lokasi peserta telah ditetapkan berdasarkan data Siakad mahasiswa.Apapapun alasannya, mahasiswa yang sedang kuliah, hamil ataupun kecelakaan, tidak boleh mengubah lokasi KKN masing-masing. Jika penukaran terjadi, maka akan ada masalah pada penyaluran biaya hidup peserta selama di lokasi.”Kita pilih Konsel dengan Kendari ini, karena kita ingat mereka masih kuliah. Mereka bisa KKN sambil kuliah. Tidak bisa ditukar,” jelasnya, Selasa (16/2/2016).Sementara itu, seorang peserta KKN Regular, Hellen Peday mengaku pindah lokasi yang sebelumnya di daerah Konsel menjadi Kendari. Alasannya, kecelakaan yang menyebabkan kakinya patah menginginkan lokasi KKN bersama dengan temannya.”Sudah lapor kita (dia dan temannya) satu lokasi. Sebelumnya saya di Konsel, cuma ada teman yang sama di Konsel bicara dengan dosen, saya dipindahkan dengan teman di Lepolepo. Tidak tukaran, tapi gabung dengan teman,” ucap mahasiswi asal Papua.KKN Regular berjumlah 2.884 orang yang akan menempati dua lokasi, terdiri 16 kecamatan di 197 desa di Kabupaten Konsel. Dan 12 kelurahan di Kota Kendari.Editor: Gugus Suryaman

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.