Pelantikan kapolri

Dinas Pangan Kota Kendari Pamerkan Tomat Ceri Hidroponik di HPS

SULTRAKINI.COM: KENDARI – Sejak hari pertama pembukaan pameran Hari Pangan Sedunia (HPS) ke – 39 yang dipusatkan di Eks MTQ Kendari, Dinas Pangan Kota Kendari sudah menampilkan berbagai hasil produk UMKM berupa olahan pangan masyarakat.

Satu hal yang menarik sehingga membuat stand pameran Dinas Pangan Kendari terus dipadati pengunjung, yakni teknik budidayanya tanaman tomat ceri secara hidroponik dengan hasil buah yang cukup fantastis.

Bahkan setiap orang yang mampir di lokasi stand pameran ingin memetik dan mengambilnya. Sebagai buah tangan, karena buah tomat ceri yang indah dilihat dan mungil.

Kepala Dinas Pangan Kota Kendari, Nismawati, mengaku sejak hari pertama pembukaan pameran banyak pengunjung yang ingin membeli bibit tomat ceri tersebut, tetapi pihaknya tidak menjual melainkan hanya sebagai ajang memperkenalkan kepada masyarakat, sekaligus teknik budidayanya tanpa menggunakan media tanah.

“Pengunjungnya banyak sekali, terutama tomat ceri ini. Bahkan, banyak yang mau beli bibitnya karena tomat ceri ini cantik dilihat, buahnya kecil-kecil kaya buah ceri. Apalagi budidayanya secara hidroponik tanpa media tanah,” ungkapnya, Senin (4/10/2019).

Kata Nismawati, pihaknya tidak menjual bibit tomat ceri tersebut, melainkan memperkenalkannya kepada pengunjung bahwa tomat ceri itu ada dan bisa dibudidayakan sendiri di rumah dengan memanfaatkan pekarangan rumah. Ditambah lagi, tomat ceri memiliki tampilan menarik dilihat, cocok untuk tanaman hias sekaligus konsumsi skala rumah tangga .

“Ini hanya kita siapkan untuk pameran. Kita tahu bersama setiap hari rumah tangga itu membutuhkan tomat. Selain itu, tampilannya sangat menarik, buktinya tomat ceri paling banyak peminatnya. Bahkan, seakan-akan pengunjung tidak percaya karena ini mengunakan media air, hidroponik tidak menggunakan tanah. Banyak yang tanyakan bagaimana teknik budidayanya,” terangnya lagi.

Nismawati, mengungkapkan setiap pohon tomat ceri bisa berbuah puluhan hingga ratusan buah. Termasuk bisa bertahan lama meskipun sudah dalam kondisi masak fisiologis.

“Ini merupakan upaya kita mendorong masyarakat untuk memanfaatkan pekarangan rumahnya,” ungkapnya.

“Kalau diliat dari segi ekonomi peluangnya cukup besar dan banyak peminatnya, bahkan buah tanaman ini juga bisa di ekspor. Maka dari itu dimomen HPS ini kita sosialisasikan pada pengunjung atau masyarakat Kota Kendari,” tambahnya Nisma.

Sementara itu, produk-produk UMKM yang dipamerkan Dinas Pangan Kota Kendari, seperti kripik dari kacang mete, jambu mete goreng, dodol pisang. Kemudian, ada juga biskuit kaopi yang berbahan baku ubi kayu, kripik pisang, saguku dan masih banyak lainnya. (Adv)

Laporan: Hasrul Tamrin
Editor: Habiruddin Daeng

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.