Dinas Pariwisata Baubau Bentuk Pokja Pengamanan Objek Wisat

SULTRAKINI.COM: BAUBAU – Dinas Pariwisata Kota Baubau mengundang sejumlah instansi dalam rangka membentuk Kelompok Kerja (Pokja) pengamanan objek wisata untuk memastikan keamanan dan kenyamanan bagi wisatawan saat berkunjung di Kota Baubau, Sulawesi Tenggara, Rabu (2/6/2021).

Pokja pengamanan ini melibatkan beberapa unsur diantaranya, Kepolisian Polres Baubau, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Basarnas, dan Satgas Covid-19.

Sekretaris Dinas Pariwisata Baubau, Moh Abduh mengatakan keseriusan pembentukan Pokja pengamanan objek wisata ini mulai dibahas melalui rapat, demi untuk memastikan kenyamanan para wisatawan, baik wisatawan lokal maupun luar daerah.

“Wisata itu tidak hanya orang butuh rasa aman tetapi harus nyaman. Jadi kita harus memastikan kenyamanan wisatawan,” kata Moh Abduh, seusai rapat, Rabu (2/6/2021).

“Demi pariwisata kita, perlu membentuk semacam tim kerja yang lebih fokus terkait dengan memastikan keamanan dan kenyamanan termasuk memastikan patuhnya penerapan protokol kesehatan,” tambahnya.

Abduh menjelaskan, sebelumnya penegasan penerapan protokol kesehatan disejumlah tempat wisata telah dilakukan bahkan beberapa waktu lalu sejumlah wisatawan dipulangkan karena tidak menggunakan masker saat mengunjungi Pantai Nirwana.

Namun demikian, lanjut dia, dengan adanya tim ini akan berjaga di setiap titik wisata dan membetuk pos terpadu Satgas sehingga dapat mendisiplinkan masyarakat baik sebelum masuk maupun didalam lokasi wisata. Mereka juga bertugas secara berkelanjutan, lebih efisien, itulah perlunya dibentuk Pokja pengamanan ini.

“Sebelumnya kami juga telah memasang poster Lrokes memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan dibeberapa tempat wisata. Namun yah, namanya juga masyarakat ada juga beberapa yang tidak sepemahaman sehingga posternya tidak bertahan lama,” tuturnya.

Adapun lokasi wisata yang menjadi prioritas diantaranya wisata Batu Sori, Benteng Keraton, dan Samparona. Keempat lokasi wisata ini merupakan wisata yang paling ramai dikunjungi wisatawan baik dalam kota maupun luar kota.

“Sehingga kita harapkan pengunjung yang datang berwisata tidak dapat melihat hal-hal yang tidak tertib,” tutupnya. (C)

Laporan: Aisyah Welina 
Editor: Hasrul Tamrin

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.