Dinkes Buteng Tak Capai Target Penanganan TBC

SULTRAKINI.COM: BUTON TENGAH – Dinas Kesehatan Kabupaten Buton Tengah (Buteng) tidak dapat mencapai target penanganan penderita Tuberkulosis (TBC) selama tahun 2016, di wilayahnya.

Kepala Bidang (Kabid) Pemberantasan Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Dinkes Buteng, H. Saharuddin mengungkapkan, target yang diberikan Pemerintah Provinsi Sultra selama setahun sebanyak 198 sasaran. Namun pihaknya hanya mampu 100 orang.

“Yang tercatat dari kami itu hanya 100 orang penderita TBC. Yakni 83 TBC positif yang telah melalui konfirmasi laboratorium dengan mengambil dahaknya tiga kali di waktu pagi dan ronsen positif 13. Sementara target sari provinsi 198 sasaran untuk satu tahun,” ungkapnya, Selasa (20/12/2016).

Puskesmas yang paling banyak pendataanya yakni Puskesmas Gu 16 orang, menyusul Talaga Raya 12 orang, Masteng 11 orang, One Waara dan Lakudo masing-masing 10 orang.

Selanjutnya, Mastim 9 orang, Sangia Wambulu 8 orang, Wamolo 7 orang, Rahia dan Wakambangura masing-masing 6 orang, Mawasangka 4 orang dan terakhir Puskesmas Kanapa-napa hanya satu orang.

Menurut Saharuddin, kendala utama yang dihadapi di lapangan oleh Dinkes yakni kurangnya tenaga kesehatan yang belum dilatih. Karena tidak semua tenaga medis mengetahui jenis penyakitnya kalau tidak dilatih.

“Walaupun mereka tenaga kesehatan, tetapi tidak semua penyakit yang ada itu mereka bisa mengetahuinya kecuali dilatih,” jelasnya.

Sehingga Dinkes ke depannya akan mengutus satu orang tiap penyakit dari setiap Puskesmas, untuk mengikuti pelatihan atau training yang diadakan oleh Dinkes Provinsi, agar target bisa tercapai dan kinerja dapat terkoordinir.

Laporan: Ali Tidar

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.