Dinkes Kendari Bantah Isu Pemecatan Perawat Honorer

SULTRAKINI.COM: KENDARI – Kepala Dinas Kesehatan Kota Kendari, Rahminingrum membantah terkait beredarnya isu pemecatan terhadap tenaga perawat honorer yang bekerja di instansi pelayanan kesehatan pemerintah Kota Kendari.

Pihaknya mengaku bahwa informasi yang beredar tidaklah benar. Berdasarkan hasil rapat, pihaknya sudah berjanji tidak ada tenaga perawat dikeluarkan dari instansi pelayanan kesehatan.

“Kami sudah sepakat bahwa tidak ada lagi soal perawat honorer dan tidak tindakan pemberhentian. Terkait tuntutan perawat ini, kami masih komitmen untuk menyampaikan ke tingkat atas. Tetapi itu kebijakan dari pimpinan yang diatas, karena saya tidak punya wewenang untuk mengeluarkan kebijakan soal upah layak,” ujar Rahminingrum kepada SultraKini.Com melalui telepon, kamis (5/10/2017).

Dia mengungkapkan, pelayanan kesehatan di instansi rumah sakit maupun puskesmas, masih tetap efektif. Meskipun saat ini, tenaga perawat honorer melaksanakan aksi mogok secara serentak, khususnya di Kota Kendari.

“Saya rasa tidak ada masalah, pelayanan masih terus berjalan tanpa hambatan meski perawat honorer saat ini sedang mogok kerja,” jelasnya.

(Baca: Tuntut Upah Layak, Sekda: Penetapan UMP Dibahas 2018)

Laporan: Wayan Sukanta

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.