SUARA

Dipadati Jamaah Saat Ceramah di Al Kautsar, Ini Pesan Yusuf Mansur

SULTRAKINI.COM: KENDARI – Sholat Jumat di Masjid Agung Al Kautsar Kendari, (1/7/2016) tak seperti biasanya. Tampak pelataran parkir masjid penuh dengan mobil dan sepeda motor hingga ke jalan raya di samping dan depan masjid tersebut. Warga Kendari berbondong datang untuk mendengarkan ceramah Jumat Dai kondang nasional, Ustadz Yusuf Mansur.

Irwan, bersama beberapa temannya sengaja datang dari Baruga untuk mendengarkan ceramah ustazd yang akrab disapa UYM tersebut. “Kami tadi dari Baruga karena dengar Ustadz Yusuf mau ceramah di sini. Sempat terjebak macet juga tadi,” terang Irwan.

Dalam ceramahnya, Yusuf Mansur mengingatkan jamaah agar senantiasa mendahulukan mengingat Allah dalam segala aktivitasnya. Menurutnya, saat ini orang cenderung mengesampingkan Allah dalam segala aktivitasnya.

“Di zaman seperti sekarang ini, orang sepertinya tidak lagi menjadi abdullah atau hambanya Allah, tetapi orang sudah menjadi abdul duit, abdul pangkat, dan abdul-abdul yang lain. Dengan begitu, orang mulai mengesampingkan Allah dalam kesehariannya,” kata Pendiri PPPA Daarul Qur’an tersebut dalam ceramahnya.

yamaha

Kata UYM, mestinya dalam segala aktivitas seseorang hendaknya senantiasa mengingat dan menyebut nama Allah. Sebab, katanya, Allah adalah sumber segala sesuatu yang dibutuhkan oleh manusia. “Mestinya kita meminta kepada Allah karena Dia maha kaya dan maha segalanya,” kata Yusuf Mansur.

Katanya lagi, seringkali orang mati-matian mencari harta, tetapi hasilnya jauh dari yang diharapkan. Dengan kondisi begitu, katanya, kadang membuat orang semakin jauh dengan Allah.

“Ini yang salah. Justru dari awal sebelum kita memulai usaha kita sudah meminta kepada Allah. Kita tepat waktu salat wajib, amalkan salat sunnah rawatib, salat dhuha, dan salat tahajud dirutinkan. Insya Allah rezeki kita tidak akan ke mana. Sebab Allah yang punya semuanya,” tegas Yusuf Mansur.

Di akhir ceramahnya, Yusuf Mansur menekankan kembali tentang pentingnya untuk selalu mengingat dan mendekatkan diri kepada Allah. “Agar Allah tidak lupa dan jauh dari kita, mestinya kita selalu mengingat dan mendekatkan diri kepada Allah,” pungkas UYM.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.